Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam implementasi kurikulum dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) di sekolah dasar. Pendekatan pembelajaran mendalam menekankan pada proses berpikir kritis, pemahaman konseptual, serta kemampuan reflektif siswa dalam membangun pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa hasil wawancara, observasi, dan telaah dokumen terhadap guru sekolah dasar yang menerapkan prinsip pembelajaran mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam mencakup empat aspek utama, yaitu perencanaan pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan berpikir tingkat tinggi, pelaksanaan pembelajaran yang kolaboratif dan kontekstual, penggunaan asesmen autentik yang mendorong refleksi, serta pengembangan profesional guru melalui pelatihan dan komunitas belajar. Kendala utama dalam penerapannya meliputi keterbatasan pemahaman konseptual guru, kurangnya fasilitas pendukung, serta beban administratif yang tinggi. Meskipun demikian, sebagian besar guru menunjukkan upaya adaptif untuk menerapkan strategi inovatif sesuai dengan karakteristik peserta didik dan tuntutan kurikulum. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas guru dan dukungan institusional agar penerapan pembelajaran mendalam dapat berjalan efektif dan berkelanjutan di sekolah dasar.