Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Diorama Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Disekolah Dasar Kelas 4 Materi Gotong Royong Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Beatrik Reggina Angel; Jenny Diah Nur Lita; Nur Aulia Oktaviana
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.333

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dari para pelajar untuk secara kritis dan objektif menemukan kebenaran yang absolut. Di zaman globalisasi ini, nilai-nilai karakter pada siswa semakin menurun, yang berdampak pada dunia pendidikan. Salah satu karakter yang terdampak adalah gotong royong, yang mencakup sikap berbagi, saling membantu, dan bekerja sama, yang kini mulai mengalami penurunan, sehingga diperlukan langkah-langkah agar siswa lebih memahami konsep gotong royong dalam pelajaran Pendidikan Pancasila dan meningkatkan hasil belajar mereka. Dalam penelitian ini, media diorama dikembangkan dengan materi tentang gotong royong. Peneliti menerapkan jenis penelitian pengembangan atau research and development (R&D). Subjek yang diuji dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4 di SD N 1 Bulurejo, dan hasil validasi dari para ahli materi dan media menyatakan bahwa media tersebut layak digunakan. Hasil dari uji coba di SD N 1 Bulurejo menunjukkan peningkatan hasil belajar, setelah siswa mengikuti tes dengan 10 soal pilihan ganda.
STRATEGI GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM DI SD Nur Aulia Oktaviana; Arman; Beatrik Reggina A; Reno Bahari; Jeny Diah Nurlita; Ananda Bintang Anggara
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam implementasi kurikulum dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) di sekolah dasar. Pendekatan pembelajaran mendalam menekankan pada proses berpikir kritis, pemahaman konseptual, serta kemampuan reflektif siswa dalam membangun pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa hasil wawancara, observasi, dan telaah dokumen terhadap guru sekolah dasar yang menerapkan prinsip pembelajaran mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam mencakup empat aspek utama, yaitu perencanaan pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan berpikir tingkat tinggi, pelaksanaan pembelajaran yang kolaboratif dan kontekstual, penggunaan asesmen autentik yang mendorong refleksi, serta pengembangan profesional guru melalui pelatihan dan komunitas belajar. Kendala utama dalam penerapannya meliputi keterbatasan pemahaman konseptual guru, kurangnya fasilitas pendukung, serta beban administratif yang tinggi. Meskipun demikian, sebagian besar guru menunjukkan upaya adaptif untuk menerapkan strategi inovatif sesuai dengan karakteristik peserta didik dan tuntutan kurikulum. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas guru dan dukungan institusional agar penerapan pembelajaran mendalam dapat berjalan efektif dan berkelanjutan di sekolah dasar.