Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada peningkatan status gizi peserta didik, tetapi juga berpotensi menjadi media pembelajaran kontekstual yang mendukung penguatan karakter dan kebiasaan hidup sehat di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap implementasi MBG di SD Negeri 2 Panggungrejo serta mengidentifikasi tantangan dan peluang integrasinya dalam proses pembelajaran. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik survei, melibatkan seluruh guru sebagai responden (total sampling). Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap implementasi MBG berada pada kategori tinggi, dengan nilai rata-rata 3,89, median 4,00, dan modus 4. Sebagian besar responden (76,81%) menyatakan “setuju” hingga “sangat setuju” terhadap manfaat MBG bagi peningkatan konsentrasi dan motivasi belajar siswa. Namun demikian, ditemukan sejumlah kendala seperti kurangnya pelatihan integrasi program dengan kurikulum serta hambatan teknis dalam distribusi makanan. Kesimpulannya, guru memiliki persepsi positif terhadap MBG sebagai program pendidikan yang berorientasi pada kesehatan dan pembelajaran holistik. Diperlukan dukungan kebijakan dan pelatihan lanjutan bagi guru untuk mengoptimalkan integrasi MBG dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar.