Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Processing Kitchen Waste into Liquid Organic Fertilizer Material with Community Empowerment in Tundagan Village: Pengolahan Limbah Dapur menjadi Bahan Pupuk Organik Cair dengan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tundagan Yasifah, N. Al Ngizati Ngama; Fajriani, Alfira Umay; Mawarni, Ghea Intan; Nurramdani, Husni; Azzahra, Salsa Putri Pradiva; Firantika, Anindya Sandra; Kharismasyah, Alfato Yusnar
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah menjadi persoalan yang kompleks jika tidak diolah dengan tepat terutama pada limbah dapur baik itu limbah organik maupun non-organik. Limbah dapur terutama sebagai limbah yang dihasilkan sehari-hari oleh manusia dalam lingkup keluarga dan dalam jangka waktu yang lama. Limbah dapur yang tidak diolah dengan tepat akan menyebabkan dampak yang negatif untuk lingkungan dan manusia sendiri. Tujuan dibuatnya artikel ini adalah untuk memberikan solusi dari masalah limbah dapur dan mengolahnya menjadi limbah terpakai yang dibuat menjadi bahan pupuk organik cair. Pembuatan Limbah dapur menjadi bahan pupuk organik cair di masyarakat Tundagan mendapat apresiasi tinggi dan menjadi contoh serta solusi yang dapat dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi limbah dapur yang tidak terpakai. Metode penulisan dalam artikel ini dengan metode berupa pelatihan dan praktek secara langsung yang dalam melaksanakan program kerja pengolahan limbah dapur menjadi bahan pupuk organik cair dilaksanakan dengan partisipasi masyarakat dan turut serta dalam pembuatan sebagai langkah pemberdayaan masyarakat desa Tundagan. Selain itu, pelaksanaan pengolahan limbah dapur ini menjadi sarana masyarakat Desa Tundagan untuk mengurangi dampak negatif dari limbah dapur yang tidak terpakai.
The Synergy of Local Wisdom and National Law in Environmental Law Enforcement: A Qualitative Study in Indigenous Communities Nugroho, Aldhy Bintang; Ningtiyas, ⁠Hanna Ade; Nurramdani, Husni; M, Nabila Dyahayu; K, Rachmasari Anna; FR, Mella Ismelina
Journal of English Language and Education Vol 10, No 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i6.1620

Abstract

Environmental degradation in Indonesia, driven by deforestation, land degradation, and uncontrolled exploitation of natural resources, requires an environmental law enforcement strategy that goes beyond national regulations and recognizes the essential role of indigenous local wisdom. This study aims to analyze the contribution of local wisdom to environmental preservation, identify challenges in the implementation of national law in indigenous territories, and formulate a synergy model between the two to strengthen environmental law enforcement. A qualitative approach with a case study method was employed, focusing on indigenous communities that actively practice traditional resource management. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis of national regulations and customary laws. The findings reveal that local wisdom effectively maintains ecological balance through culturally rooted governance systems, yet its formal legal recognition remains limited, creating a gap between state policy and local practices. Strengthening the synergy between national law and local wisdom is essential to establish a more participatory, just, and sustainable environmental law enforcement system and to enhance the social legitimacy of environmental policies.