Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Fitokimia Caffeine Terhadap Tekanan Darah : Literature Review Afdilah, Irmawati Nur
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v12i1.1453

Abstract

Caffeine is one of the most widely consumed stimulants worldwide, found in plants such as coffee, tea, and cocoa. This study aims to examine the effects of the phytochemical caffeine on blood pressure through a literature review. Caffeine consumption is known to influence the sympathetic nervous system and enhance alertness and cognitive performance. A literature review covering various studies from 2014 to 2024 reveals that caffeine has varying effects on blood pressure, depending on factors such as dosage, duration of consumption, and previous dietary habits concerning caffeine sources. The methodology used is a literature review, analyzing relevant journals and scientific articles to present data and draw conclusions regarding the relationship between caffeine consumption and blood pressure. The findings indicate that although caffeine can raise blood pressure in some individuals, this effect is not uniform and is influenced by various contextual factors. Therefore, caffeine consumption should be considered carefully, especially for individuals at risk of hypertension.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN NYAMPLUNGAN SURABAYA Putri, Erisa Renata Intania; Lindayanti, Tulus Ervina; Afdilah, Irmawati Nur
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.68

Abstract

Stunting merupakan kondisi anak (balita) mengalami gagal tumbuh karena kekurangan gizi kronis sehingga berujung pada tinggi badan anak terlalu pendek dibandingkan dengan tinggi badan usianya. Berdasarkan hasil SSGI tahun 2022 prevalensi stunting di Indonesia menurun dari 24,4% di tahun 2021 menjadi 21,6%. Faktor penyebab stunting diantaranya adalah sanitasi, pernikahan dini, sosial budaya, ekonomi, dan tingkat pengetahuan. Tujuan penyuluhan ini adalah meningkatkan pengetahuan melalui edukasi terkait 1000 HPK, Pentingnya mengonsumsi MMN, Gizi Pra konsepsi, serta pentingnya kesehatan mental bagi ibu hamil. Kelompok sasaran yang dipilih berjumlah 22 orang yang terdiri dari, 9 orang ibu hamil, 8 orang calon pengantin, serta 5 orang KSH Kelurahan Nyamplungan. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan menggunakan metode ceramah menggunakan media leaflet dan poster. Hasil skor dari pre test dan post test, diolah untuk mengetahui keberhasilan penyuluhan dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Dari hasil uji statistik menyatakan hasil signifikan (p < 0,05) yang berarti penyuluhan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan calon pengantin. Adanya perubahan dan peningkatan dalam hasil pre test dan post test menunjukkan keberhasilan program penyuluhan yang dilakukan pada kelompok masyarakat tertentu. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program penyuluhan yang dilakukan efektif meningkatkan pengetahuan dibuktikan dengan peningkatan hasil dari pre test dan post test yang signifikan pada responden.