Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Olahraga (Vyayama) berbasis Prakriti Ayurweda untuk Optimalisasi Kebugaran Jasmani Personel Kepolisian: The Application of Ayurvedic Exercise (Vyayama) based on Prakriti for Optimizing the Physical Fitness of Police Personnel Putri, Ni Made Ayu Diana; Cahyaningrum, Putu Lakustini; Wiryanatha, Ida Bagus
Widya Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2025): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/t6ajdx24

Abstract

Latar belakang: Profesi kepolisian memerlukan kondisi fisik optimal yang dapat dicapai melalui pendekatan latihan individual. Prakriti dalam Ayurweda mengklasifikasikan konstitusi tubuh manusia menjadi tiga tipe (vata, pitta, kapha) dengan karakteristik fisiologis dan metabolisme berbeda yang memerlukan program latihan spesifik. Penelitian ini mengembangkan program olahraga (vyayama) yang disesuaikan dengan konstitusi tubuh individual untuk meningkatkan efektivitas latihan kebugaran. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas penerapan olahraga (vyayama) berdasarkan identifikasi prakriti dalam meningkatkan kebugaran jasmani personel Polisi sektor Ubud. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus melibatkan 14 personel kepolisian. Program vyayama diterapkan selama dua bulan dengan variasi jenis, durasi, dan intensitas latihan sesuai tipe prakriti. Pengukuran kebugaran jasmani dilakukan menggunakan tes pre-post yang mencakup daya tahan kardiovaskular, kekuatan otot, komposisi tubuh, dan fleksibilitas. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam, dan dokumentasi perubahan fisik. Hasil: Implementasi vyayama berbasis prakriti menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh parameter kebugaran jasmani. Partisipan mengalami peningkatan daya tahan tubuh, kekuatan otot, dan fleksibilitas. Terjadi penurunan indeks massa tubuh rata-rata 2,3 kg/m² dan peningkatan kualitas tidur serta konsentrasi kerja. Kesimpulan: Penerapan olahraga (vyayama) yang diselaraskan dengan prakriti individual terbukti efektif meningkatkan kebugaran jasmani personel kepolisian.
Acupuncture for Dyspepsia Patients at the Griya Sehat Thabib Clinic Prof. Jim Bekasi Putri, Ni Made Ayu Diana; Amal Prihatono; Chantika Mahadini; Puspo Wardoyo
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v7i3.2238

Abstract

Dyspepsia is a collection of symptoms related to gastroduodenal disorders, such as pain or burning in the epigastrium, postprandial fullness, upper abdominal bloating, and early satiety. Dyspepsia is classified into two types, namely organic dyspepsia and functional dyspepsia. Organic dyspepsia is accompanied by structural abnormalities such as gastritis, peptic ulcers, gastric cancer, gastroesophageal reflux disease (GERD), and gastric acid hypersecretion, whereas functional dyspepsia does not show abnormalities on physical examination or endoscopy. Dietary and lifestyle factors play a major role in the occurrence of dyspepsia, including the consumption of spicy, fatty, and baked foods; overeating; coffee consumption; smoking habits; alcohol intake; the use of anti-inflammatory drugs; and lack of physical activity. This study is qualitative research with a case study approach using a purposive sampling technique on one respondent. The measuring tool used was the change in dyspepsia symptoms before and after the intervention. The results showed that after four sessions of acupuncture therapy, there was a decrease in pain intensity and dyspepsia symptoms. Based on these results, acupuncture can be considered a complementary therapy for the treatment of dyspepsia in patients at the Griya Sehat Thabib Clinic Prof. Jim Bekasi.