Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN BUAH TOMAT MENJADI SAUS TOMAT PADA KELOMPOK WANITA TANI, DESA GANDUSARI, KABUPATEN MAGELANG Arwani, Afif; Faradiani, Alifa Rahma; Listyorini, Kharisma Indah
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2628

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Permai Tani merupakan salah satu KWT yang berada di Kabupaten Magelang. KWT Permai Tani memiliki salah satu komoditas unggulan berupa buah tomat cherry. Tidak semua buah tomat dapat terjual saat panen raya datang, sehingga terbuang menjadi limbah. Salah satu cara meningkatkan nilai tambah buah tomat adalah mengolahnya menjadi saus tomat. Keterbatasan pengetahuan terkait cara pengolahan tomat menjadi saus tomat dengan berbagai pilihan filler yang sesuai dengan cara pengolahan pangan yang baik dan benar menjadi kendala bagi KWT Permai Tani. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi cara pengolahan buah tomat menjadi saus tomat dengan berbagai pilihan filler (bahan pengisi). Kegiatan pengabdian dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi, dan evaluasi. Persiapan dilakukan dengan cara survei lokasi dan diskusi terkait kendala dan rencana teknis sosialisasi program. Kegiatan sosialisasi dan evaluasi dilakukan dengan teknik ceramah dibantu dengan brosur dan sampel produk. Evaluasi dilaksanakan sebelum dan setelah sosialisasi dilaksanakan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dari peserta kegiatan yang dihadiri oleh 10 anggota KWT. Peningkatan pengetahuan ditunjukkan dari nilai pre-test yang awalnya 5,8 meningkat menjadi 7,7 pada skala nilai maksimal 10 setelah post-test. Tingkat kepuasan peserta program pengabdian masyarakat sebesar 3,16 ± 0,09.
Karakteristik Kimia dan Profil Sensori Kombucha dari Kopi Arabika Hasil Maserasi Semi-karbonik Listyorini, Kharisma Indah; Arwani, Afif; Gunawan, Muhammad Iqbal Fanani
Communication in Food Science and Technology Vol. 4 No. 2 (2025): Communication in Food Science and Technology
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Institut Teknologi Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/cfst.v4i2.2463

Abstract

Kombucha merupakan minuman hasil fermentasi yang secara tradisional dibuat dari seduhan tumbuhan dengan bantuan kultur simbiotik bakteri dan khamir (SCOBY). Baru-baru ini, kopi Arabika asal Kabupaten Magelang, Indonesia mulai dieksplorasi sebagai media alternatif. Buah kopi Arabika dapat diproses melalui maserasi semi-karbonik, yaitu metode pascapanen yang melibatkan perendaman anaerobik dalam wadah kedap udara, yang dapat memengaruhi karakteristik kombucha yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik kimia dan sensori kombucha dari seduhan kopi Arabika hasil maserasi semi-karbonik. Proses fermentasi kombucha dilakukan selama 14 hari, dilanjutkan dengan analisis kadar fenolik, total asam asetat, kadar kafein, aktivitas antioksidan, dan total gula (°Brix). Evaluasi sensori menggunakan skala hedonik 7 poin menunjukkan skor kesukaan keseluruhan rata-rata 3.75, menunjukkan penerimaan sedang. Metode Check-All-That-Apply (CATA) menunjukkan bahwa panelis secara dominan mengasosiasikan minuman dengan atribut fermented, acid, vinegar, dan sparkling. Hasil Principal Coordinate Analysis (PCoA) memperlihatkan bahwa kesukaan secara keseluruhan berkorelasi positif dengan deskriptor acid dan vinegar, sementara berkorelasi negatif dengan deskriptor sparkling, herbal, woody, floral, dan opaque. Temuan ini menunjukkan bahwa seduhan kopi Arabika hasil maserasi semi-karbonik merupakan substrat yang menjanjikan untuk produksi kombucha dengan atribut sensoris yang khas.
PENGARUH PERBEDAAN JENIS PROSES PERLAKUAN PANAS TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN TOTAL MIKROBA IKAN BEONG (Hemibagrus nemurus) Arwani, Afif; Listyorini, Kharisma Indah; Damayanti, Varista; Avrillita, Kadek Bunga
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/qyf99w40

Abstract

Ikan beong (Hemibagrus nemurus) merupakan ikan endemik yang menjadi ikon Kota Magelang dan banyak ditemukan di Sungai Progo. Ikan ini umumnya diolah menjadi makanan khas daerah, yaitu mangut beong. Proses pengolahan dengan suhu tinggi berpotensi memengaruhi karakteristik fisikokimia dan nilai gizi ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik morfometrik ikan beong serta pengaruh berbagai metode perlakuan panas terhadap sifat fisikokimia (kadar proksimat, nilai kalori, pH, susut bobot, dan daya cerna protein) serta total mikroba. Perlakuan panas yang digunakan meliputi perebusan, pengukusan, dan penggorengan selama 10 menit. Total mikroba dianalisis menggunakan metode Aerobic Plate Count (APC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat rata-rata ikan beong adalah 285,13 ± 33,70 gram, dengan proporsi tubuh terdiri atas 47% daging, 36% tulang, 7,66% kulit, dan 8,90% jeroan. Perlakuan panas memberikan pengaruh signifikan (p < 0,05) terhadap karakteristik fisikokimia, meliputi pH, susut bobot, komposisi proksimat, dan daya cerna protein. Perebusan pada suhu 100°C menyebabkan susut bobot sebesar 14,43 ± 1,80%, yang tidak berbeda nyata dengan pengukusan. Namun, daya cerna protein pada perlakuan perebusan lebih tinggi dibandingkan pengukusan dan penggorengan. Berdasarkan hasil uji APC, jumlah total mikroba pada sampel ikan yang diberi perlakuan panas adalah <4 log₁₀ CFU/g dan masih memenuhi batas maksimum yang ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI).