Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pengelolaan Sampah Di SDN Negeri 80 Dan Pantai Sangaji Ternate Irwansyah, Taufik; Mufidah, Vika Nurul
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): PRAXIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/praxis.v1i3.642

Abstract

Sampah menjadi permaslahan utama yang belum terselesaikan di Ternate. Hal tersebut disebabkan karena minimnya tempat pembuangan akhir yang ada di tiap desa di Ternate. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan edukasi mengenai sampah dan pengelolaannya. Tujuan dari kegiatan edukasi ini ialah untuk memberi pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan dan pemanfaatan sampah menjadi barang yang memiliki nilai guna. Pengabdian ini dilaksanakan menggunakan metode PAR, yang terbagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama, pemberian materi sampah dan pengelolaannya. Tahap kedua, pelatihan kerajinan dari sampah anorganik dan tahap terakhir yaitu evaluasi kegiatan. Hasil dari pengabdian ini yaitu terjadi peningkatan pemahaman masyarakat serta stake holder terkait mengenai sampah dan pengelolaannya.
Identifikasi Kendala Dan Strategi Peningkatan Kesadaran Pendaftaran Hak Merek Pada UMKM (Studi Kasus Usaha Mebel, Makanan Ringan Dan Kuliner) Amanda, Amanda; Hajati, Mauliani; Irwansyah, Taufik
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v4i1.1585

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kendala serta merumuskan strategi peningkatan kesadaran pendaftaran hak merek pada pelaku UMKM, dengan fokus pada tiga sektor: mebel, makanan ringan, dan kuliner. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus pada tiga UMKM di Loktabat Utara, yaitu OGY Mebel, Marindu Pisang, dan Ayam Geprek Ahmad Nafis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi logo usaha, dan dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran UMKM terhadap pentingnya pendaftaran merek masih bervariasi. OGY Mebel telah mendaftarkan mereknya karena memahami manfaat perlindungan hukum, sementara Marindu Pisang dan Ayam Geprek Ahmad Nafis belum mendaftarkan merek akibat beberapa kendala, seperti anggapan usaha masih kecil, kurangnya pengetahuan, serta persepsi biaya pendaftaran yang dianggap tinggi. Analisis terhadap logo menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM memiliki identitas visual yang berpotensi untuk didaftarkan, namun konsistensi penggunaan dan kualitas desain masih perlu diperkuat. Penelitian merekomendasikan strategi peningkatan kesadaran melalui edukasi intensif, pendampingan pendaftaran, penguatan identitas merek, serta program fasilitasi pendaftaran kolektif bagi UMKM. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan pelaku usaha dalam memperkuat perlindungan merek di sektor UMKM.