Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI KARAKTERISTIK GELOMBANG, ARUS DAN ANGIN PERMUKAAN TAHUN 2023 DI RUTE PELABUHAN TANJUNG PERAK - BANJARMASIN UNTUK KESELAMATAN PELAYARAN: Kata Kunci: karakteristik, gelombang, arus, angin permukaan, rute pelayaran. Salsabila, Aisyah; Arjangga, Fairhiza Firman; Wardani, Jihan Nurrahma; Hanifa, Nabila Khansa; Hutabarat, Toni Andrian; Fatoni, Arrizal Rahman
Inovasi Fisika Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): Vol 14 No 1
Publisher : Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ifi.v14n1.p132-140

Abstract

Keamanan dan keselamatan pelayaran sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik laut, termasuk kedalaman laut, tinggi gelombang, dan kecepatan angin. Salah satu jalur pelayaran strategis di Indonesia adalah rute Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya menuju Pelabuhan Banjarmasin di Kalimantan Selatan, yang berperan penting bagi kapal niaga dan penumpang serta mendukung kegiatan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik gelombang, arus, dan angin permukaan pada rute pelayaran ini sebagai upaya mitigasi risiko maritim dan peningkatan keselamatan pelayaran. Data penelitian menggunakan model InaWave yang diperoleh melalui platform OPeNDAP BMKG, dianalisis untuk menghasilkan peta rerata bulanan tinggi gelombang, arus, dan kecepatan angin sepanjang tahun 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa selama bulan transisi (Maret–Mei dan September–November), terjadi variabilitas signifikan pada parameter angin, arus, dan gelombang, ditandai oleh anomali gelombang maksimum dan perubahan arah arus yang tiba-tiba. Kondisi ini memerlukan perhatian ekstra dalam perencanaan pelayaran untuk mengurangi risiko operasional. Kata Kunci: karakteristik, gelombang, arus, angin permukaan, rute pelayaran. Abstract The safety and security of maritime navigation are greatly influenced by physical sea conditions, including water depth, wave height, and wind speed. One of Indonesia's strategic shipping routes is the corridor between Tanjung Perak Port in Surabaya and Banjarmasin Port in South Kalimantan, which plays a crucial role for both commercial and passenger vessels, while also supporting economic and social activities in the surrounding areas. This study aims to analyze the characteristics of ocean waves, currents, and surface winds along this shipping route as part of efforts to mitigate maritime risks and enhance navigational safety. The research utilizes InaWave model data obtained through the OPeNDAP BMKG platform, which was analyzed to produce monthly average maps of wave height, currents, and wind speed throughout 2023. The analysis reveals that during the transitional months (March–May and September–November), significant variability occurs in wind, current, and ocean waves parameters, characterized by anomalous maximum waves and sudden changes in current direction. These conditions require extra attention in voyage planning to minimize operational risks. Keywords: characteristics, ocean waves, currents, surface winds, shipping route.  
STUDI AKURASI CENTROID MOMENT TENSOR (CMT) PADA SOFTWARE JOKO TINGKIR DI WILAYAH KEPULAUAN MALUKU DENGAN PENDEKATAN SUDUT KAGAN DAN STATISTIKA INFERENSIAL Wardani, Jihan Nurrahma; Muhammad Nurul Fahmi; Madlazim
Inovasi Fisika Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): Vol 14 No 3
Publisher : Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ifi.v14n3.p377-388

Abstract

Abstrak Penentuan parameter mekanisme sumber gempa yang akurat sangat penting dalam kajian seismotektonik dan mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keakuratan hasil inversi Centroid Moment Tensor (CMT) yang dihasilkan oleh perangkat lunak Joko Tingkir menggunakan pendekatan sudut Kagan dan analisis statistik inferensial, serta untuk mengkaji karakteristik sesar di wilayah Kepulauan Maluku. Penelitian dibatasi pada 25 kejadian gempa dengan magnitudo moment (Mw > 5) yang terjadi selama periode 2020 hingga 2024. Hasil perhitungan sudut Kagan menunjukkan bahwa seluruh data memiliki nilai dalam rentang 5° hingga 37°, berada jauh di bawah batas kritis 60° yang mengindikasikan tingkat kesesuaian tinggi antara Joko Tingkir dan katalog GCMT. Uji statistik parametrik menghasilkan nilai t untuk masing-masing parameter: strike (-0,431), dip (-0,164), rake (-0,991), latitude (-1,003), longitude (-0,205), dan depth (1,109), semuanya masih dalam rentang toleransi (±2,06). Nilai z-score untuk parameter Mw juga berada dalam batas wajar yaitu -1,883, tidak melampaui nilai kritis ±1,96. Dengan demikian, tidak ditemukan perbedaan signifikan secara statistik maupun visual antara kedua dataset. Selain itu, hasil inversi mengungkapkan bahwa wilayah Kepulauan Maluku didominasi oleh tiga tipe mekanisme patahan yaitu strike-slip, thrust, dan oblique reverse yang masing-masing berasosiasi dengan struktur aktif seperti Sesar Kawa, Banda Detachment, Snellius Ridge, dan Morotai Trough. Temuan ini mencerminkan dinamika tektonik yang kompleks akibat interaksi antara lempeng utama dan mikrolempeng di kawasan tersebut.   Abstract Accurate determination of earthquake focal mechanism parameters is crucial for seismotectonic analysis and disaster mitigation. This study aims to evaluate the accuracy of Centroid Moment Tensor (CMT) inversion results generated by the Joko Tingkir software using the Kagan angle approach and inferential statistical methods, as well as to examine fault characteristics in the Maluku Islands region. The research is restricted to 25 earthquake events with a moment magnitude (Mw > 5) that occurred between 2020 and 2024. Kagan angle calculations indicate that all data pairs have values ranging from 5° to 37°, well below the critical threshold of 60°, suggesting a high level of similarity between Joko Tingkir and the GCMT catalogue. Parametric statistical tests yielded t-values for each parameter as follows: strike (-0.431), dip (-0.164), rake (-0.991), latitude (-1.003), longitude (-0.205), and depth (1.109), all within the acceptable range of ±2.06. The Z-score for the Mw parameter was -1.883, also within the critical range of ±1.96. These results indicate no statistically or visually significant differences between the two datasets. Furthermore, the inversion results reveal that the Maluku region is dominated by three faulting types: strike-slip, thrust, and oblique reverse, each associated with major active structures such as the Kawa Fault, Banda Detachment, Snellius Ridge, and Morotai Trough. These findings reflect the region’s complex tectonic dynamics resulting from interactions between major tectonic plates and microplates.