Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FILSAFAT AKHLAK PERSFEKTIF IBNU MISKAWAIH Elhayat, Syarifuddin
Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 9, No 2 (2019): Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/taushiah.v9i2.2223

Abstract

Ibn Miskawaih is one of the most philosophical Muslims who reviews and refutes morals. According to Miskawaih, there are times when humans change their morals so that the rules of shari'a, deliberation, and rules of tradition are needed in accordance with courtesy. Ibnu Maskawaih also paid attention to the process of moral education in children. In his view, children's psyche is like the link of animal spirit with intelligent human soul. According to him, the end of the child's soul ends animal and human horizon begins. Therefore, children must be educated with noble character. The problem of Ibn Maskawaih's study of morals is al-Khair (kindness), as-Sa'adah (happiness) and al-Fadhilah (virtue). According to Miskawaih excellence is a state where we reach the final limit of the perfection of existence. According to him the highest happiness is freedom which brings together two aspects; Aspects related to always thinking about the nature of existence and practical aspects consisting of the virtues of the soul that produce good behavior. In my journey, the highest happiness achieved by humans always adheres to the values of the Shari'a, as a guide for their path.
Peran Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Kesadaran Etika Digital di Era Modern Pada Siswa SMK Istiqlal Delitua Marsha, Diah Adinda; Marisa, Siti; Elhayat, Syarifuddin
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun kesadaran etika virtual di era current pada siswa SMK Istiqlal Delitua. Latar belakang penelitian ini adalah tantangan signifikan yang dihadapi siswa dalam memahami dan menerapkan etika digital, meskipun mereka aktif menggunakan teknologi dan media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali pemahaman siswa, perilaku negatif di media sosial, serta strategi pembelajaran PAI yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan etika digital melalui pembiasaan, nasihat, dan pemberian hukuman Islami yang edukatif. Namun, masih terdapat kendala dalam penerapan nilai-nilai tersebut secara menyeluruh akibat pengaruh lingkungan dan rendahnya kesadaran intrinsik siswa. Integrasi nilai-nilai etika virtual dalam kurikulum PAI terbukti membantu siswa memahami pentingnya perilaku bertanggung jawab di dunia maya, meskipun efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh dukungan orang tua dan lingkungan sekolah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinergi antara sekolah, guru, dan keluarga untuk membentuk karakter siswa yang beretika digital di technology cutting-edge.