Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kekerasan Seksual Terhadap Anak di bawah Umur dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam di Indonesia Meinajwa Akbar; Hamdan Ainal Icrom; Aisya Karima
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/r7421z13

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi anak dan menjadi permasalahan yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji fenomena kekerasan seksual terhadap anak dalam perspektif Hukum Keluarga Islam serta meninjau relevansinya dengan sistem hukum nasional di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif dan studi kepustakaan, artikel ini menjelaskan bahwa Hukum Keluarga Islam memberikan penekanan kuat terhadap perlindungan anak sebagai amanah yang harus dijaga kehormatannya. Prinsip maqashid syariah menempatkan perlindungan jiwa dan kehormatan sebagai tujuan utama hukum Islam. Di sisi lain, peraturan perundang-undangan di Indonesia seperti Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual memberikan dasar hukum yang tegas terhadap pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Kesimpulannya, sinergi antara nilai-nilai Islam dan hukum nasional sangat penting dalam upaya perlindungan anak secara menyeluruh.
Penafsiran Ayat Tentang Bersatu dan Larangan Terpecah Belah Muhlis Aditya; Angelia Revi Marohima; Aisya Karima
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/q6m87f68

Abstract

This article reviews the message of the Al-Qur'an regarding the importance of unity and commitment to the path of truth, as reflected in Surah Ali 'Imran verse 103 and Surah Al-An'am verse 153. Surah Ali 'Imran verse 103 commands Muslims to hold firmly to the ropes of Allah's religion, namely Islam, and prohibits division which can give strength to the people. This verse also reminds of the blessings of brotherhood that Allah bestowed on the early Muslims, especially between the Aus and Khazraj, as a clear example of how guidance can unite hearts that were previously friendly. On the other hand, Surah Al-An'am verse 153 emphasizes that Allah's path is one and straight, while other paths lead to division and deviation. Through a thematic approach and analysis of classical interpretation, this article shows that the unity of the Muslim Ummah can only be achieved if all elements of the Ummah consistently return to the Al-Qur'an and Sunnah, and stay away from circular teachings. Thus, this second verse becomes a strong theological foundation in maintaining the Islamic brotherhood, avoiding including the Ummah from ideological and social divisions that can damage the unity of the Ummah.