Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tantangan dan Perkembangan Otonomi Khusus dalam Peningkatan Pendidikan Dasar di Papua Selatan Konorop, Simon Yanuarius
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0j8xkv05

Abstract

This study aims to analyze the challenges and developments in the implementation of the Special Autonomy policy in the basic education sector in Merauke Regency and to identify supporting and inhibiting factors in its implementation in order to formulate policy recommendations based on field findings. Using a qualitative descriptive approach with a case study design, this study was conducted in Merauke Regency, South Papua, which represents an area with high geographic, social, and cultural complexity. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation studies of education stakeholders, including Education Office officials, school principals, teachers, traditional leaders, and parents of students. The results of the study indicate that the implementation of Special Autonomy has resulted in progress in infrastructure and access in urban areas, but has not been able to overcome the educational gap in remote areas. The main obstacles include delays in fund distribution, weak managerial capacity, and minimal involvement of indigenous communities. Geographical and cultural factors also complicate policy implementation. This study recommends the need for a more participatory policy approach, strengthening local institutions, and developing a contextual curriculum based on local culture. These findings are expected to be a strategic reference in strengthening affirmative policies in the basic education sector in Papua.
Pemberdayaan Perempuan dan Pemuda Kampung dalam Perencanaan dan Pengawasan Pembangunan Desa di Kabupaten Merauke Fonataba, Yosafat; Hombore, Esau; Nathan, Ivone Agustina; Konorop, Simon Yanuarius
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/89fjfs49

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan dan pemuda dalam perencanaan serta pengawasan pembangunan desa, sekaligus menghasilkan model sederhana pemberdayaan kelompok rentan dalam tata kelola desa yang dapat direplikasi di wilayah perbatasan lainnya. Program ini dilaksanakan di Kampung Yanggandur, Kabupaten Merauke, menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan aparatur pemerintahan kampung, Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), tokoh adat, perempuan, pemuda, dan kelompok masyarakat lainnya. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah, pemetaan pola partisipasi, penyusunan modul kontekstual, pelatihan teknis, workshop partisipasi masyarakat, pendampingan, serta evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas aparatur dalam penyusunan laporan keuangan sederhana, penyampaian informasi anggaran secara terbuka, dan penggunaan media informasi publik seperti papan anggaran. Selain itu, partisipasi perempuan dan pemuda dalam perencanaan serta pengawasan pembangunan desa meningkat secara signifikan. Program ini mendukung penerapan prinsip good governance pada tingkat desa, khususnya dalam aspek transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Model pendampingan yang dikembangkan dinilai efektif dan relevan untuk direplikasi pada kampung-kampung perbatasan lainnya sebagai upaya memperkuat tata kelola desa berbasis partisipasi dan kearifan lokal.