Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan dan Pemuda Kampung dalam Perencanaan dan Pengawasan Pembangunan Desa di Kabupaten Merauke Fonataba, Yosafat; Hombore, Esau; Nathan, Ivone Agustina; Konorop, Simon Yanuarius
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/89fjfs49

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan dan pemuda dalam perencanaan serta pengawasan pembangunan desa, sekaligus menghasilkan model sederhana pemberdayaan kelompok rentan dalam tata kelola desa yang dapat direplikasi di wilayah perbatasan lainnya. Program ini dilaksanakan di Kampung Yanggandur, Kabupaten Merauke, menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan aparatur pemerintahan kampung, Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), tokoh adat, perempuan, pemuda, dan kelompok masyarakat lainnya. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah, pemetaan pola partisipasi, penyusunan modul kontekstual, pelatihan teknis, workshop partisipasi masyarakat, pendampingan, serta evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas aparatur dalam penyusunan laporan keuangan sederhana, penyampaian informasi anggaran secara terbuka, dan penggunaan media informasi publik seperti papan anggaran. Selain itu, partisipasi perempuan dan pemuda dalam perencanaan serta pengawasan pembangunan desa meningkat secara signifikan. Program ini mendukung penerapan prinsip good governance pada tingkat desa, khususnya dalam aspek transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Model pendampingan yang dikembangkan dinilai efektif dan relevan untuk direplikasi pada kampung-kampung perbatasan lainnya sebagai upaya memperkuat tata kelola desa berbasis partisipasi dan kearifan lokal.
Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai Instrumen Kebijakan Publik: Analisis Dampak Program CSR Perusahaan Perkebunan di Merauke Hombore, Esau
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7b993f92

Abstract

This study aims to analyze how Corporate Social Responsibility (CSR) programs run by plantation companies in Merauke Regency contribute to local development and the extent to which CSR can be positioned as an instrument of regional public policy. Using a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and documentation studies of various actors, including company representatives, local governments, and local communities. The results of the study indicate that although CSR programs have the potential to support basic social services and community economic empowerment, their implementation still faces a number of challenges, such as weak regulations, minimal community participation, and unequal distribution of benefits. In addition, most CSR programs are still top-down and not fully contextual to local values. This study emphasizes the need to integrate CSR into regional development planning through strengthening the regulatory framework, participatory monitoring mechanisms, and mainstreaming local wisdom. Thus, CSR is not only a moral obligation of companies, but can be transformed into an instrument of inclusive and sustainable regional development governance.
Implementasi Smart-Village: Peluang dan Tantangan Transformasi Digital untuk Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Merauke Hombore, Esau
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/e7sq2495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang implementasi smart-village di Kabupaten Merauke serta mengidentifikasi berbagai tantangan pada aspek kebijakan, infrastruktur, dan kapasitas sumber daya manusia sebagai dasar penyusunan strategi implementasi yang kontekstual. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif, penelitian ini menggali dinamika transformasi digital desa melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta analisis dokumen kebijakan. Informan penelitian terdiri atas aparatur pemerintah desa, pejabat dinas terkait, tokoh masyarakat adat, penyedia layanan internet, dan pengguna layanan digital, sehingga memungkinkan pemahaman komprehensif mengenai kesiapan digital di wilayah perbatasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi smart-village di Merauke masih berada pada tahap awal, ditandai dengan keterbatasan infrastruktur TIK, rendahnya literasi digital aparatur, serta lemahnya koordinasi kebijakan lintas sektor. Namun demikian, terdapat peluang strategis berupa dukungan kebijakan daerah, potensi ekonomi lokal, dan partisipasi generasi muda dalam adopsi teknologi. Temuan ini menegaskan pentingnya model tata kelola kolaboratif serta strategi implementasi yang sensitif terhadap konteks sosial-budaya masyarakat adat. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur governance digital di wilayah terpinggirkan dan menawarkan rekomendasi praktis bagi pengembangan smart-village yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Merauke