Purpose: This study seeks to mitigate the deficiencies in algebraic problem-solving skills among junior high school students, primarily attributed to the abstract nature of the subject matter. This is achieved through the development of an integratively designed Problem-Based Learning (PBL) worksheet augmented by Algebrator software. Design/methodology/approach: Adopting a Research and Development (R&D) framework, the study utilized the ADDIE model involving seventh-grade students at SMPN 150 Jakarta. Data were gathered through rigorous expert validation instruments and systematic student activity observation sheets. Findings: Empirical results indicate that the developed worksheet achieved high validity and feasibility ratings from experts. Statistics significantly enhancement in both student engagement and problem-solving proficiency. Furthermore, Algebrator proved highly effective in visualizing abstract concepts, thereby fostering deeper conceptual understanding. Practical implications: This research offers a robust digital instructional innovation for educators, providing a streamlined approach to deconstructing complex algebraic procedures for learners. Originality/value: The study’s primary contribution lies in its unique synergy between the PBL pedagogical framework and Algebrator’s computational capabilities, integrated into a single module to accelerate student autonomy in mathematical problem-solving. Purpose (Tujuan): Penelitian ini berupaya memitigasi rendahnya kemampuan pemecahan masalah aljabar pada siswa SMP, yang utamanya disebabkan oleh sifat materi yang abstrak. Hal ini dicapai melalui pengembangan lembar kerja berbasis Problem-Based Learning (PBL) yang dirancang secara integratif dengan bantuan perangkat lunak Algebrator. Design/methodology/approach (Desain/metodologi/pendekatan): Dengan mengadopsi kerangka Penelitian dan Pengembangan (R&D), studi ini menggunakan model ADDIE yang melibatkan siswa kelas VII di SMPN 150 Jakarta. Data dikumpulkan melalui instrumen validasi ahli yang ketat dan lembar observasi aktivitas siswa yang sistematis. Findings (Temuan): Hasil empiris menunjukkan bahwa lembar kerja yang dikembangkan mencapai peringkat validitas dan kelayakan yang tinggi dari para ahli. Peningkatan yang signifikan secara statistik, baik dalam keterlibatan siswa maupun kemahiran pemecahan masalah. Selain itu, Algebrator terbukti sangat efektif dalam memvisualisasikan konsep-konsep abstrak, sehingga mendorong pemahaman konseptual yang lebih dalam. Practical implications (Implikasi praktis): Penelitian ini menawarkan inovasi instruksional digital yang kokoh bagi para pendidik, menyediakan pendekatan yang efisien untuk mengurai prosedur aljabar yang kompleks bagi peserta didik. Originality/value (Orisinalitas/nilai): Kontribusi utama studi ini terletak pada sinergi unik antara kerangka pedagogis PBL dan kemampuan komputasi Algebrator, yang diintegrasikan ke dalam satu modul untuk mempercepat kemandirian siswa dalam pemecahan masalah matematis.