Qorina Putri Srisantoso
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, dan Self Efficacy Terhadap Continuance Intention to Use Electronic Medical Record Dimediasi Attitude Pada Petugas Rumah Sakit X Serang Qorina Putri Srisantoso; Oscar Jayanagara
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i5.3583

Abstract

Penerapan rekam medis elektronik tidak hanya mengurangi masalah pengelolaan terkait rekam medis kertas namun juga meningkatkan pengulangan uji laboratorium dan observasi klinis, meningkatkan keakuratan keputusan medis, serta meningkatkan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perceived usefulness, perceived ease of use, self-efficacy terhadap continuance intention to use electronic medical record melalui dimediasi attitude pada petugas rumah sakit X Serang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif serta dilakukan secara cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 244 petugas dari berbagai profesi. Sampel dipilih dengan menggunakan metode sensus. Data penelitian diambil menggunakan media google form dengan lima pilihan jawaban. Metode analisis data menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian ini menemukan bahwa perceived usefulness, perceived ease of use, self-efficacy masing-masing berpengaruh positif terhadap attitude. Perceived usefulness, perceived ease of use, self-efficacy, attitude masing-masing berpengaruh positif terhadap continuance intention to use electronic medical record. Attitude masing-masing memediasi sebagian pengaruh perceived usefulness, perceived ease of use, dan self-efficacy terhadap continuance intention. Saran untuk penelitian selanjutnya dapat diperluas dengan beberapa rumah sakit lainnya di wilayah Serang dan sekitarnya. Penelitian selanjutnya juga dapat ditambahkan faktor-faktor lain yang menyebabkan tinggi rendahnya continuance intention pasien seperti norma subjektif, kepemimpinan dan budaya.