Studi ini bertujuan untuk meneliti penggunaan teknologi perjalanan waktu berbasis Kecerdasan Buatan (AI), yang terintegrasi dengan platform TikTok, sebagai inovasi dalam pembelajaran sejarah. Pembelajaran sejarah memainkan peran penting dalam membentuk kesadaran sejarah, namun masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya minat siswa dan penggunaan metode konvensional. Oleh karena itu, dibutuhkan alat pembelajaran yang lebih inovatif yang sesuai dengan karakteristik generasi digital. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui analisis literatur ilmiah. Temuan diskusi menunjukkan bahwa penggunaan media digital, khususnya TikTok, memiliki potensi besar untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam belajar melalui penyajian materi yang ringkas, menarik, dan visual. Integrasi AI sebagai teknologi perjalanan waktu memungkinkan rekonstruksi peristiwa sejarah yang lebih interaktif dan mendalam, sehingga membantu siswa memahami materi dengan cara yang lebih kontekstual. Lebih lanjut, menggabungkan AI dan TikTok dalam pembelajaran sejarah dapat mendorong kreativitas dan partisipasi aktif siswa. Namun, penggunaan teknologi ini juga menghadirkan beberapa tantangan, seperti risiko distorsi sejarah, ketergantungan teknologi, akses terbatas, dan literasi digital yang rendah. Oleh karena itu, pemantauan dan perencanaan yang cermat diperlukan untuk memaksimalkan manfaat penggunaan teknologi ini dalam pembelajaran sejarah.