Sefiana, Amanda Zelin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PERSEPSI MANFAAT DAN PERSEPSI KEMUDAHAN TERHADAP MINAT MENGGUNAKAN APLIKASI BYOND BANK SYARIAH INDONESIA DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) Sefiana, Amanda Zelin; Hana, Kharis Fadlullah
AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/iqtishad.v5i1.5061

Abstract

Abstrak Di era digital yang semakin berkembang, perbankan syariah pun turut bertransformasi dengan menghadirkan layanan mobile banking berbasis aplikasi. Salah satunya adalah Byond dari Bank Syariah Indonesia (BSI), yang tidak hanya menawarkan fitur keuangan, tetapi juga sosial dan spiritual dalam satu platform. Namun, seberapa besar minat generasi muda untuk menggunakannya masih menjadi pertanyaan penting. Penelitian ini mencoba menjawab hal tersebut dengan mengkaji bagaimana persepsi terhadap manfaat dan kemudahan penggunaan aplikasi Byond memengaruhi minat pengguna untuk menggunakannya. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan teori Technology Acceptance Model (TAM), data dikumpulkan dari 80 responden Generasi Z di wilayah Kudus, Pati, Jepara, dan Demak. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik persepsi manfaat maupun persepsi kemudahan berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan aplikasi ini, dengan kemudahan sebagai faktor yang paling dominan. Temuan ini menjadi cermin bahwa generasi muda lebih tertarik pada teknologi yang praktis, mudah digunakan, dan tetap relevan dengan nilai-nilai syariah. Oleh karena itu, pengembangan fitur aplikasi harus terus diarahkan pada kebutuhan nyata pengguna, terutama dalam hal kemudahan dan kebermanfaatan. Kata kunci: Byond BSI, persepsi manfaat, persepsi kemudahan, minat, TAM Abstract In today’s digital era, Islamic banking is also evolving by offering mobile banking services through modern applications. One of them is Byond by Bank Syariah Indonesia (BSI), a superapp that blends financial, social, and spiritual features into a single platform. Yet, a key question remains: how interested are young people in actually using it? This study explores how perceived usefulness and ease of use influence user interest in the Byond app. Using a quantitative method and the Technology Acceptance Model (TAM) framework, data were gathered from 80 Generation Z respondents across Kudus, Pati, Jepara, and Demak. The analysis reveals that both perceived usefulness and ease of use significantly impact users' interest, with ease of use emerging as the stronger factor. These findings highlight that young users are drawn to technology that is simple, accessible, and aligned with Islamic values. As such, the development of digital banking services must stay user-centered ensuring practicality and purpose in every feature offered. Keywords: Byond BSI, perceived usefulness, perceived ease of use, interest, TAM
PERSEPSI NASABAH TERHADAP KEPATUHAN SYARIAH DAN KEPERCAYAAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERILAKU MENABUNG DI BPRS GALA MITRA ABADI Sefiana, Amanda Zelin; Hana, Kharis Fadlullah
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 11 No. 2 (2025): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v11i2.22618

Abstract

Studi ini dilakukan bertujuan mengkaji dampak persepsi kepatuhan syariah serta kepercayaan pada perilaku menabung nasabah BPRS Gala Mitra Abadi. Pokok permasalahan dalam penelitian ini berhubungan dengan masih bervariasinya perilaku menabung nasabah di lembaga keuangan mikro syariah, sehingga diperlukan pemahaman mengenai faktor-faktor penentunya. Pendekatan kuantitatif menjadi dasar pelaksanaan penelitian dengan penyebaran kuesioner dan pengolahan data. Metode regresi linier berganda diterapkan guna menganalisis pengaruh dari tiap variabel, baik secara terpisah maupun secara keseluruhan. Berdasarkan temuan pengujian, menunjukkan persepsi kepatuhan syariah memberikan pengaruh yang positif namun belum memiliki pengaruh kuat terhadap perilaku menabung, sedangkan kepercayaan terbukti berpengaruh kuat. Kedua variabel dapat menerangkan sebagian besar variasi perilaku menabung, yang mengindikasikan bahwa tindakan finansial nasabah lebih ditentukan oleh tingkat kepercayaan terhadap kredibilitas dan transparansi lembaga daripada persepsi formal terhadap penerapan prinsip syariah. Temuan ini memberikan implikasi bahwa penguatan aspek trust-building menjadi strategi utama dalam meningkatkan perilaku menabung pada BPRS. Penelitian ini juga membuka peluang untuk pengembangan riset selanjutnya dengan memasukkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi perilaku menabung.