M, Muhajirin
Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Ganti Rugi (Tawid) dalam Akad Muamalah dan Korelasinya dengan Tanggungjawab dalam Hukum Perdata (al-Mas’ûliyah al-Madaniyah Mesir dan Syuria) M, Muhajirin
Jurnal Ekonomi Islam Vol 9 No 2 (2018): JURNAL EKONOMI ISLAM FAKULTAS AGAMA ISLAM UHAMKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewajiban memberikan ganti rugi dalam hukum perdata (muamalah) maupun pidana (Jinayah) berdasarkan rumusan dalam al-Qur’an, al-Hadits maupun Ijma Ulama. Implementasi Tawidh (ganti rugi) bisa masuk pada pembahasan hukum perdata (muamalah) maupun hukum pidana (jinayah).  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep ganti rugi dalam perspektif hukum Islam dan implementasinya dalam akad muamalah.  Kerangka teori yang digunakan adalah Maqâshid al-Syarî’ah. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode Yuridis Normatif, yaitu metode penelitian hukum yang dilakukan dengan meneliti bahan pustaka (library research). Dan pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan perbandingan (Comparative Approach). Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi ganti rugi cakupannya sangat luas karena bisa masuk ranah muamalah (perdata) dan jinayah (pidana), berbeda dengan keputusan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 43 tahun 2004 tentang Ganti Rugi (dhamân/ta’wîdh), dimana ganti rugi hanya dapat diterapkan pada transaksi (akad) yang menimbulkan hutang piutang (dain), seperti Salam, Istishnâ’, Murâbahah dan Ijârah.   Kata Kunci: Tawidh, Muamalah, dan Maqâshid al-Syarîʻah.