Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Investigation of geometric effects on fluid viscosity using the falling ball method Akhyan, Amnur; Ma’a, Mustaza; Irdam, Fortinov Akbar; Alvarez, Alvin; Nugraha, Nurcahya; Nurkhamdi, Nurkhamdi
Jurnal Polimesin Vol 23, No 5 (2025): October
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i5.7347

Abstract

The falling ball method, based on Stokes law, is a simple yet accurate technique for determining fluid viscosity, though its precision is influenced by factors such as wall, Reynolds, end, memory, and off-center effects. This study aims to determine the effect of spherical geometry on the fluid viscosity value represented by the sphericity factor . An experimental study was conducted to examine its accuracy of viscosity values to produce the correction factor. The sphericity factors studied were 0.993, 0.976, and 0.949. To reduce the uncertainty caused by the wall effect, the ratio db/Dt was 0.071, using a 5.8mm diameter plastic ball and SAE 40 oil fluid at 32.4°C. Terminal velocity (??) was obtained by analyzing the video of the ball falling in the fluid, which was displayed on the tracker software. The video was taken using a 1080p, 60 fps camera. Wall and Reynolds effect correction factors were used to amend experimental viscosity values. The result indicates the viscosity will be accurately determined by selecting a larger sphericity value of the ball during the experimental process. It will reduce the necessity of correction factors to obtain the value of fluid viscosity.
Studi Eksperimental Pengaruh Waktu Granulasi Dan Bahan Campuran Terhadap Keseragaman Bentuk Granular Zaira, Jupri Yanda; Putra, Alhadi; Irdam, Fortinov Akbar; Novison, Roni
Majamecha Vol. 7 No. 2 (2025): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v7i2.4328

Abstract

Pupuk granul merupakan salah satu bentuk pupuk organik yang lebih praktis digunakan petani karena memiliki ukuran seragam dan mudah diaplikasikan ke lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi bahan campuran dan waktu granulasi terhadap keseragaman bentuk butiran granul. Metode yang digunakan berupa pengujian eksperimental dengan memanfaatkan bahan baku kotoran sapi dan kambing, baik dalam kondisi basah maupun kering, dengan tambahan perekat ampas CPO dan solid sawit. Proses granulasi dilakukan pada sudut mata penahan 36° dengan variasi waktu 5, 10, dan 15 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kotoran kambing kering dengan perekat solid sawit memberikan performa terbaik, menghasilkan butiran lebih seragam pada rentang ukuran 2–5 mm. Waktu granulasi 10–15 menit terbukti paling efektif dalam membentuk granul yang stabil, sedangkan bahan baku basah tidak direkomendasikan karena kandungan air yang tinggi menyebabkan penggumpalan. Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan bahan baku dan durasi granulasi yang tepat sangat berpengaruh terhadap kualitas pupuk granul yang dihasilkan. Persentase keberhasilan hasil dari pengujian ini sebesar 25% dari bahan input kotoran kambing 1 kg dan bahan baku 1 kg.