Nolip S, Calvin Khan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Screen Time Dan Perilaku Makan Terhadap Indeks Massa Tubuh (IMT) Mahasiswa Nolip S, Calvin Khan; Erwin, Erwin; Tampubolon, Masrina Munawarah
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.9763

Abstract

Mahasiswa yang berada pada usia remaja yang saat ini sedang berada pada perkembangan teknologi yang semakin maju sehingga mempengaruhi kejadian peningkatan screen time dan perilaku makan yang berdampak terhadap kejadian indeks massa tubuh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan screen time dan perilaku makan terhadap indeks massa tubuh (IMT) mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Riau. Penelitian ini menggunakankuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 240 orang dengan teknik pengambilan total sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner serta pengukuran berat badan dan tinggi badan, menggunakan analisis uji Chi square. Hasil penelitian menunjukan yaitu 124 responden dengan persentase 51,7% memiliki screen time tinggi, perilaku makan responden 172 orang memiliki perilaku makan yang buruk dengan aspek external eating merupakan aspek tertinggi yang terjadi yaitu 214 responden (89,2%), analisis Chi square menunjukkan antara screen time terhadap perilaku makan pada mahasiswa fakultas keperawatan angkatan 2023 p-value = 0,745 (p>0.05), antara screen time terhadap IMT mahasiswa fakultas keperawatan angkatan 2023 p-value = 0,353 (p>0,05) dan antara perilaku makan dengan IMT mahasiswa fakultas keperawatan angkatan 2023 p-value =0,035 (p<0,05). Penelitianselanjutnya dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai referensi dan dapat menelusuri faktor-faktor lain yang memengaruhi IMT mahasiswa tahun pertama dan mencari instrumen penelitian yang lebih mudah dimengerti oleh responden dalam penentuan intensitas screen time pada mahasiswa