Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DAMPAK LITERASI DIGITAL TERHADAP EMPATI DAN SOLIDARITAS SOSIAL DI MEDIA SOSIAL Ria Amelia; Faza Nisrina Nu'ma; Lyra Virna; Muhammad Khayan; Mar Atus Salisatul Udhma; Indra Simanungkalit
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5140

Abstract

Transformasi digital telah mengubah pola komunikasi dan interaksi sosial manusia, khususnya melalui media sosial. Artikel ini meneliti pengaruh literasi digital terhadap pembentukan empati dan solidaritas sosial dalam ruang digital. Literasi digital bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan mencakup kemampuan berpikir kritis, etis, dan sosial dalam menghadapi informasi digital. Studi pustaka menunjukkan bahwa individu dengan literasi digital tinggi lebih cenderung menunjukkan empati digital dan berpartisipasi dalam bentuk solidaritas sosial yang bermakna, dibandingkan dengan mereka yang literasi digitalnya rendah. Empati digital memfasilitasi pemahaman emosional lintas batas sosial, sementara solidaritas sosial digital memanifestasikan diri melalui partisipasi dalam gerakan sosial daring. Oleh karena itu, literasi digital yang menyeluruh menjadi fondasi penting dalam menciptakan ruang media sosial yang sehat, inklusif, dan empatik.
Sosialisasi “Isi Piringku” Cegah Stunting : Edukasi Penyajian Makanan Bagi Ibu-Ibu Desa Ujung Untuk Keluarga Maria Herlinda Dos Santos; Lyra Virna; Silfa Natasya Kirana Jamal; Muh. Sharif; Fitri Regina Saisam; Risca Damayanti; Eka Lestrai; Amelia Nur; A. Aso Barani
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5244

Abstract

Masalah stunting masih menjadi perhatian serius dalam pembangunan kesehatan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dengan prevalensi mencapai 27,8% pada tahun 2022. Rendahnya pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dan cara penyajian makanan bergizi menjadi salah satu faktor penyebab utama yang perlu mendapatkan perhatian berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu di Desa Ujung, Kecamatan Dua Boccoe, mengenai pedoman Isi Piringku sebagai upaya pencegahan stunting berbasis keluarga. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan presentasi edukatif dengan menampilkan contoh visual penyajian makanan seimbang menggunakan bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terhadap konsep gizi seimbang, proporsi ideal dalam satu piring makan, serta kesadaran akan pentingnya penerapan pola makan bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menumbuhkan semangat peserta untuk menerapkan pola makan sehat di rumah masing-masing. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan literasi gizi masyarakat di wilayah pedesaan dan menjadi langkah nyata dalam upaya pencegahan stunting.
Variasi Bahasa Mahasiswa dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Bone Penidikan Bahasa Inggris Semester V: Penelitian Rhegita Egidia; Lyra Virna; A. Nurul Hidayah; Fadilla Ramadany
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4111

Abstract

This study aims to describe the language variations used by fifth-semester students of the English Education Study Program at Universitas Muhammadiyah Bone in the context of English as a Foreign Language (EFL) learning. The focus of the research includes the types of language variations that emerge, the contexts in which they occur, and the social and linguistic factors that influence these variations. The study employs a descriptive qualitative method, with data collected through classroom observations, recorded conversations, and informal interviews. The findings reveal that students actively use code switching, code mixing, and interlanguage as communicative strategies to explain complex concepts, adjust to interlocutors, and maintain the flow of interaction. The results also indicate that social context greatly influences language choice: students are more flexible and frequently mix languages in informal interactions, whereas English is more dominantly used in formal academic settings. Factors influencing language variation include limited vocabulary, socio-cultural identity, the need for clarification, and classroom interaction dynamics. This study concludes that language variation is an essential part of the learning process and can be utilized as a pedagogical strategy to enhance students’ comprehension.