Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERENCANAAN STRUKTUR DINDING PENAHAN TANAH Novianto, FX Hevie Dwi; Wahono, Arif
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v21i1.306

Abstract

Lahan yang ada disebelah Jl. Bogor adalah lahan urugan yang berbahaya bagi warga disekitar Universitas negeri Malang khususnya Jalan Bogor karena tebing yang sebagian besar belum diberi perkuatan sehingga terjadi longsoran tanah yang sangat berbahaya bagi para pengguna jalan. Longsoran tanah tersebut memiliki diameter 25cm dan kedalaman tebing adalah 300cm. Untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan meminimalisir bahaya yang ada diperlukan dinding penahan tanah dan saluran air buangan dari lingkungan warga. Pertama adalah mencari data tanah yang meliputi berat volume dan sudut gesek dalam. Setelah data tanah terkumpul lalu dilakukan perhitungan untuk merencanakan desain dan dimensi dinding penahan tanah. Berdasarkan analisis dan perhitungan dinding penahan tanah yang direncanakan adalah tipe Cantilever dengan tinggi 330 cm, lebar bawah 140 cm, lebar atas 20 cm, , dengan dinding penahan tanah yang masuk ke dalam tanah setinggi 50 cm. Dinding penahan tanah dengan tipe dan dimensi tersebut telah dinyatakan aman terhadap bahaya guling dan bahaya geser berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan maka ditambah oleh pondasi strous dengan diameter 30cm.
PERENCANAAN STRUKTUR DINDING PENAHAN TANAH Novianto, FX Hevie Dwi; Wahono, Arif
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v21i1.302

Abstract

Lahan yang ada disebelah Jl. Bogor adalah lahan urugan yang berbahaya bagi warga disekitar Universitas negeri Malang khususnya Jalan Bogor karena tebing yang sebagian besar belum diberi perkuatan sehingga terjadi longsoran tanah yang sangat berbahaya bagi para pengguna jalan. Longsoran tanah tersebut memiliki diameter 25cm dan kedalaman tebing adalah 300cm. Untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan meminimalisir bahaya yang ada diperlukan dinding penahan tanah dan saluran air buangan dari lingkungan warga. Pertama adalah mencari data tanah yang meliputi berat volume dan sudut gesek dalam. Setelah data tanah terkumpul lalu dilakukan perhitungan untuk merencanakan desain dan dimensi dinding penahan tanah. Berdasarkan analisis dan perhitungan dinding penahan tanah yang direncanakan adalah tipe Cantilever dengan tinggi 330 cm, lebar bawah 140 cm, lebar atas 20 cm, , dengan dinding penahan tanah yang masuk ke dalam tanah setinggi 50 cm. Dinding penahan tanah dengan tipe dan dimensi tersebut telah dinyatakan aman terhadap bahaya guling dan bahaya geser berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan maka ditambah oleh pondasi strous dengan diameter 30cm.
Motorcycle Parking Building Planning Based on Green Building Concept for Urban Environment Novianto, FX Hevie Dwi; Taufikkurrahman, Taufikkurrahman; Wahono, Arif
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 4 (2024): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i4.56004

Abstract

The rapid growth of motorcycle ownership in urban areas of East Java has increased the demand for efficient vertical parking facilities; however, most conventional parking structures remain energy-intensive, poorly ventilated, and insufficiently aligned with sustainable civil engineering principles. This study aims to analyze the implementation of green building concepts in the planning of motorcycle parking structures and to evaluate their influence on spatial efficiency, natural ventilation performance, and building energy consumption intensity. The research employs a descriptive-quantitative method with a case study approach focusing on a multi-story motorcycle parking facility in an urban area of East Java. Data were collected through field observations, technical building documentation, structured interviews with two facility managers, and questionnaires administered to 30 parking users. The analysis included calculations of parking space unit requirements, the ratio of ventilation openings to floor area, cross-ventilation performance assessment, and measurement of Energy Consumption Intensity (ECI), which were then evaluated against green building indicators. The results indicate that optimizing natural openings and passive daylighting significantly reduces dependence on mechanical systems, improves users’ thermal comfort, and enhances overall energy efficiency compared to conventional parking models.