Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Di Panti Asuhan Bahagia Melalui Pelatihan Kerajinan Hiasan Manik Untuk Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Jasri, Jasri; Fitriani, Fitriani; Muliani, Rizka; Sulviani, Sulviani; Salsabila, Windiyarti; Antea, Riris Ode; Syahdewa, Adjie Arya; Alam, Syamsu; Siskayanti, Siskayanti; Aulia, Andini; Rinayanti, Rinayanti
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1: June 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/damhil.v4i1.33047

Abstract

Bead craft training at the Bahagia Orphanage aims to foster an entrepreneurial spirit and improve the skills of foster children. This activity is carried out through empowerment and mentoring methods, with stages of distributing tools and materials, presenting video tutorials, and direct practice in making products such as bracelets, rings, and key chains. During the training, participants received intensive guidance from facilitators so that they were able to develop their creativity and courage to innovate. The evaluation results showed a significant increase in the technical skills and entrepreneurial motivation of children. In addition, the interactive learning atmosphere and the use of visual media have proven effective in accelerating understanding of the material. This program also has a positive impact on the formation of independent and creative characters, as well as opening up opportunities for the development of small craft-based businesses in the orphanage environment. Thus, this training is expected to be a sustainable empowerment model in building a productive and adaptive young generation to future economic challenges.
Representasi Bahasa Informal dan Pola Intonasi dalam Membangun Kedekatan dengan Konsumen pada Live Selling TikTok Silalahi, Nico; Ulfa, Shelina; Aulia, Andini; Cecelia, Milly
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i3.4953

Abstract

Transformasi digital mendorong munculnya social commerce sebagai model bisnis yang mengintegrasikan media sosial dengan aktivitas transaksi daring. TikTok menempati posisi sentral melalui fitur live selling yang mengubah pola interaksi penjual dan pembeli menjadi lebih interaktif serta persuasif. Fenomena ini semakin kuat di Indonesia setelah kolaborasi TikTok dengan Tokopedia pada 2024, didukung basis pengguna yang masif. Salah satu aspek penting dari live selling adalah strategi komunikasi host yang tidak hanya berfokus pada presentasi produk, tetapi juga membangun keakraban dan kepercayaan audiens. Penelitian ini menyoroti dua elemen utama, yakni penggunaan bahasa informal serta pola intonasi yang dinamis. Bahasa gaul, sapaan personal, dan ungkapan sehari-hari terbukti menciptakan suasana egaliter yang mendekatkan host dengan penonton. Sementara itu, variasi intonasi berfungsi menyalurkan emosi, menekankan informasi penting, serta menjaga atensi audiens. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis wacana kritis dan analisis fonetik deskriptif, didukung observasi, transkripsi, serta pemanfaatan perangkat lunak Praat untuk memetakan kontur intonasi. Temuan menunjukkan bahwa kombinasi bahasa non-formal dan intonasi ekspresif menjadi strategi persuasif yang efektif dalam meningkatkan kedekatan emosional dan kepercayaan konsumen. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian sosiolinguistik, pragmatik, dan komunikasi pemasaran digital. Dari sisi praktis, hasilnya dapat menjadi rujukan bagi UMKM, kreator konten, dan pemasar digital dalam merancang komunikasi live selling yang lebih otentik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik generasi muda. Rekomendasi lanjutan mencakup eksplorasi aspek multimodal lain seperti gestur visual serta penggunaan metode kuantitatif agar hasil lebih komprehensif.
Uji Sitotoksik Ekstrak Etanol Daun Bidara (Ziziphus mauritiana) Yang Tumbuh Di Bukittinggi Dan Di Sijunjung Dengan Metode BSLT (Brine shrimp Lethality Test) rahmayulis; Aulia, Andini; Hilmarni; Ariya Eka, Kusuma
SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional Vol. 5 No. 1 (2026): SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional
Publisher : LPPM Akademi Farmasi Imam Bonjol Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62018/sitawa.v5i1.224

Abstract

Bidara leaves are a plant that can be used as a traditional medicine. Bidara leaves are believed to have properties that can treat mouth ulcers, lower cholesterol levels and even have potential in treating cancer. Bidara leaves contain secondary metabolites, include alkaloids, flavonoids, phenolics, terpenoids, and saponins. This study aims to determine the differences in cytotoxic activity of bidara leaves growing in the Bukittinggi and Sijunjung areas using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. Bidara leaves were extracted by maceration using 96% ethanol solvent, resulting in a thick extract of Bukittinggi bidara leaves of 15.3 g with a yield of 3.82% and a thick extract of Sijunjung bidara leaves of 19 g with a yield of 5.42%. In the cytotoxic test, the concentration of the test solution used was 10 ppm, 100 ppm, 1,000 ppm, and 10,000 ppm. The results of the cytotoxic activity test of Bukittinggi bidara leaves and Sijunjung bidara leaves were known to be very toxic, with different LC50 values, the ethanol extract of Bukittinggi bidara leaves had an LC50 value of 151.35 ppm and the ethanol extract of Sijunjung bidara leaves had an LC50 value 128.82 ppm. From the results of this study, it can be concluded that the ethanol extract of Sijunjung bidara leaves is more toxic than the ethanol extract of Bukittinggi bidara leaves