Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Sumatera Utara Prodi IAT Semester II dalam Menghafal Al-Quran dari Surah An-Naba’ Sampai dengan Surah An-Nas Fadhil, Muhammad Rizky; Adenan, Adenan; Nirwana, Afrytha; Azmi, Amirul Maulana; Azzahra, Nayla; Maulana, Sajid
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap motivasi, strategi, dan tantangan yang dihadapi mahasiswa Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin UIN Sumatera Utara semester II dalam menghafal Al- Qur’an, khususnya dari Surah An-Naba hingga Surah An-Nas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara semi-terstruktur terhadap beberapa mahasiswa yang aktif menghafal Juz 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi utama mahasiswa adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperoleh keberkahan, dan memenuhi harapan orang tua. Strategi yang digunakan meliputi metode sabaq, sabqi, dan manzil, serta pemanfaatan teknologi seperti aplikasi digital dan audio murottal. Dukungan dosen, lingkungan yang kondusif, serta pengaturan waktu yang disiplin menjadi faktor pendukung penting. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa proses hafalan dapat berlangsung selaras dengan aktivitas akademik jika didukung manajemen waktu dan motivasi yang baik. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan program tahfidz di perguruan tinggi serta kontribusi teoritis dalam studi pembelajaran berbasis spiritualitas.
EKSPLORASI MAKNA FASTABIQUL KHAIRAT DALAM TRADISI MAULID NABI DI KAMPUNG KADUBERUK KECAMATAN CIOMAS SERANG BANTEN Azzahra, Nayla; tiawati, Sulis; Faradilah, Eka; Febriani, Ina Salmah
TASHWIR Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jt.v13i2.18966

Abstract

Abstract:  The Maulid Nabi tradition in Kaduberuk Village, Banten Province is a local religious practice that combines cultural values and Islamic teachings through various Islamic competitions that have been held for many years. This activity is not only a celebration but also a means of internalizing Qur’anic values, especially the concept of fastabiqul khairat or competing in goodness. This study aims to understand the meaning of fastabiqul khairat in this tradition and to see its application in the social and religious life of the community. The study uses a qualitative method with an ethnographic approach through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, and is analyzed using the Miles and Huberman model with triangulation validation and member checking. The results show that the value of fastabiqul khairat is reflected in mutual cooperation, community contributions, and active participation in religious competitions. In addition, this tradition has given rise to the practice of Living Qur’an, marked by the assignment of ongoing worship duties to the winners of the competition, such as becoming a muezzin or leader of the marhaban. In conclusion, the Maulid tradition in Kaduberuk Village functions as a collective space that fosters spiritual awareness, social solidarity, and the practice of Qur’anic teachings in daily life, so that it is not only an annual ritual but also a medium for shaping the religious values of the community. Keywords: Fastabiqul Khairat, Maulid Nabi, Living Qur’an, Religious Traditions, Ethnography. Abstrak:  Tradisi Maulid Nabi di Kampung Kaduberuk, Provinsi Banten merupakan praktik keagamaan lokal yang memadukan nilai budaya dan ajaran Islam melalui berbagai perlombaan Islami yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga sarana internalisasi nilai Qur’ani, terutama konsep fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan. Penelitian ini bertujuan memahami makna fastabiqul khairat dalam tradisi tersebut dan melihat bentuk penerapannya dalam kehidupan sosial dan religius masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografis melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan validasi triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai fastabiqul khairat tercermin dalam gotong royong, kontribusi masyarakat, dan partisipasi aktif dalam perlombaan keagamaan. Selain itu, tradisi ini menghasilkan praktik Living Qur’an, ditandai dengan pemberian tugas ibadah berkelanjutan kepada para pemenang lomba, seperti menjadi muadzin atau pemimpin kegiatan marhaban. Kesimpulannya, tradisi Maulid di Kampung Kaduberuk berfungsi sebagai ruang kolektif yang menumbuhkan kesadaran spiritual, solidaritas sosial, dan pengamalan ajaran Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga media pembentukan nilai keagamaan masyarakat. Kata Kunci: Fastabiqul Khairat, Maulid Nabi, Living Qur’an, Tradisi Keagamaan, Etnografi.