Lalu Bintang Wahyu Putra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemenuhan Kuota Hak Pekerja Penyandang Disabilitas di Kota Yogyakarta Lalu Bintang Wahyu Putra
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the implementation of the fulfillment of the quota for disabled workers in the city of Yogyakarta, as regulated in national and regional regulations. This study uses a descriptive qualitative approach, collecting data through interviews, observations, and literature studies with triangulation techniques to maintain validity. The results of the study indicate that even though regulations and institutions such as the Disability Service Unit (ULD) for Employment have been available, the fulfillment of the quota for the rights of disabled workers is still not optimal. Government agencies and BUMD have not implemented the mandate of a 2 percent quota for disabled workers. Meanwhile, on the other hand, the private sector has shown better progress in absorbing disabled workers. The low participation of disabilities in the formal sector is due to minimal access to information, lack of relevant training, and strong discriminatory practices in the recruitment and job placement process
Desa Inklusi: Mewujudkan Ruang Aman dan Bermakna bagi Penyandang Disabilitas Lalu Bintang Wahyu Putra; Oktarina Albizzia; Oelin Marliyantoro
TheJournalish: Social and Government Vol. 7 No. 3 (2026): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v7i3.1134

Abstract

Penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat yang masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan ruang-ruang partisipasi sosial lainnya. Kondisi ini diperparah oleh stigma, diskriminasi dan minimnya infrastruktur yang aksesibel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep desa inklusi di Desa Sendangtirto, Berbah, Sleman. Mengidentifikasi upaya-upaya yang dilakukan pemerintah desa dalam menciptakan ruang hidup yang aman dan bermakna bagi penyandang disabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dihasilkan dari wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kebijakan dan prorgam desa yang berkaitan dengan penyandang disabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan Desa Sendangtirto punya komitmen kuat mewujudkan desa inklusi melalui Perdes Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Penyandang Disabilitas dalam Pembangunan Desa. Selain itu, dilakukan penguatan partisipasi disabilitas, dan penyediaan infrastruktur aksesibel. Meski begitu, beberapa catatan perlu diperhatikan seperti koordinasi antarlembaga masih lemah, minimnya data terpadu disabilitas, dan stigma sosial terhadap disabilitas masih melekat. Menuju desa inlusi butuh pendekatan yang menyeluruh dan berkelanjutan agar hak-hak penyandang disabilitas terpenuhi optimal.