Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Sistem Informasi SIMBA: Analisis Dampak terhadap Efisiensi Pengelolaan Keuangan Zakat dan Tantangan Operasional di BAZNAS Kota Madiun - Indonesia: (Implementation of SIMBA Information System: Impact Analysis on Zakat Financial Management Efficiency and Operational Challenges at BAZNAS Madiun - Indonesia) Qisma Halimatun Nisa; Anni Izzatul Fauziah; Deril Faradila Ananta; Ade Vanny Noven; Ririn Tri Puspita Ningrum
Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Islamic Accounting, The Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic Institute of Kediri [IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/al-muhasib.v5i1.2241

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the impact of the BAZNAS Management Information System (SIMBA) on financial efficiency and identify operational challenges at BAZNAS Madiun City, Indonesia. The implementation of digital information systems has become critical for enhancing zakat management efficiency.  A descriptive qualitative used in this study, employing in-depth interviews with SIMBA operators and BAZNAS leadership (n=8), participatory observation, and analysis of financial reports (2020-2024). Data were validated through triangulation and analyzed using thematic techniques.  SIMBA improved financial reporting time efficiency by 67% (average 14 days → 4.5 days) and reduced data input errors by 41%. However, infrastructure disruptions (particularly internet instability) and human resource competency limitations hindered system optimization Reporting transparency increased through real-time fund tracking features for muzakki (zakat payers). SIMBA significantly supports PSAK 109-based zakat management efficiency but requires a strengthened digital infrastructure and continuous HR training programs. These findings provide a reference model for the digital transformation of zakat institutions in rural areas.  Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) terhadap efisiensi keuangan dan mengidentifikasi tantangan operasional di BAZNAS Kota Madiun. Implementasi sistem informasi digital menjadi penting dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan zakat.  Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan operator SIMBA dan pimpinan BAZNAS (n=8), observasi partisipatif, serta analisis dokumen laporan keuangan periode 2020-2024. Data divalidasi secara triangulasi dan dianalisis dengan teknik tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMBA meningkatkan efisiensi waktu pelaporan keuangan sebesar 67% (rata-rata 14 hari → 4.5 hari) dan mengurangi kesalahan input data sebesar 41%. Namun, gangguan infrastruktur (khususnya ketidakstabilan internet) dan keterbatasan kompetensi SDM menghambat optimalisasi sistem. Transparansi pelaporan meningkat melalui fitur pelacakan dana real-time bagi muzakki. Sehingga, SIMBA secara signifikan mendukung efisiensi pengelolaan zakat berbasis PSAK 109, namun memerlukan penguatan infrastruktur digital dan program pelatihan SDM berkelanjutan. Temuan ini menyediakan model referensi bagi transformasi digital lembaga zakat di wilayah pedesaan.
Digitalisasi Promosai dan Penguatan Identitas Visual Produk Sebagai Strategi Pengembangan UMKM di Desa Ngablak Niken Nuralifvah; Fitria Nur Kholidah; Nelly Rizka Tri Wulandari; Amanda Nurrizka Azzahrani; Moh. Dio Alif Utama; Lavina Zahra Yulianto; Deril Faradila Ananta; Mira Layyinnaturrosyida; Muhammad Ilham Firdaus; Fatma Puri Sayekti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27000

Abstract

Di era digitalisasi ini, para pelaku UMKM kurang beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sehingga pemanfaatan teknologi digital untuk keberlangsungan bisnis mereka masih rendah. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan UMKM di Desa Ngablak dalam aspek desain visual dan pemasaran digital guna meningkatkan penjualan dan jangkauan pasar yang lebih luas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Participatory Action Research (PAR) dengan tiga tahapan yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaku UMKM yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah pemilik UMKM tahu, jamu, dan sablon. Kegiatan pengabdian yang dilakukan melibatkan partisipasi tim pengabdian dan pelaku UMKM yang mencakup penguatan desain visual, pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps, serta pembuatan dan publikasi video promosi di media sosial. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya aspek visual produk serta visibilitas dan aksesibilitas UMKM di desa Ngablak yang mampu meningkatkatkan daya tarik produk, mendukung keberlanjutan usaha secara lebih optimal, dan memperkuat daya saing produk lokal di tengah kondisi persaingan pasar.