Alfiyatus Sholicha
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Adab Siswa Terhadap Guru Di Smpn 5  Surabaya Alfiyatus Sholicha; Abd. Muqit; Auliya Ridwan
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4793

Abstract

Adab merupakan suatu hal yang penting dimiliki siswa dari kecil hingga dewasa. Pentingnya adab untuk membangun karakter yang kuat dan pembiasaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan adab siswa terhadap guru di SMP Negeri 5 Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan adab siswa terhadap guru di SMP Negeri 5 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen sekolah. Subjek penelitian melibatkan Wakil Kesiswaan, guru PAI dan siswa, dengan objek berupa perilaku adab siswa terhadap guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adab siswa siswi di SMPN 5 Surabaya dapat dikategorikan mudah diarahkan : 1) Adab siswa SMPN 5 Surabaya tergolong mudah diarahkan oleh bapak ibu guru. 2) Strategi guru meliputi penerapan pembiasaan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), pelaksanaan kegiatan religius seperti salat berjamaah, serta integrasi nilai-nilai adab dalam kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. 3) Faktor pendukung keberhasilan meliputi dukungan kurikulum, profesionalisme guru, dan kolaborasi dengan orang tua. Namun, kendala yang dihadapi mencakup latar belakang siswa yang beragam dan minimnya perhatian orang tua. Kesimpulan penelitian ini adalah pentingnya sinergi antara guru, siswa, dan orang tua dalam membentuk karakter siswa yang beradab.