p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Duta Pharma Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA KADAR Pb PADA AIR SUMUR WARGA DI KECAMATAN TENAYAN RAYA PEKANBARU DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Nurisa, Sindya Rahmatul; Ramdhani, Amelia; Suryani, Okta
Duta Pharma Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Duta Pharma Journal
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/djp.v5i1.4907

Abstract

Air sumur merupakan sumber air utama yang digunakan masyarakat indonesia untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kualitas air sumur dengan mengidentifikasi keberadaan logam berat terutama timbal (Pb), maka dari itu dilakukannya analisa kadar Pb pada air sumur warga di kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru melalui analisis menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Spektrofotometri Serapan Atom dipilih untuk menganalisis kadar timbal (Pb) dalam penelitian ini karena mempunyai sensitivitas serta akurasi yang memadai untuk dilakukannya analisis logam terlarut di dalam sampel air. Timbal (Pb) adalah logam berat dengan sifat toksisitas yang tinggi. Paparan timbal dalam jumlah yang tinggi dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan kronis, dimulai dari kulit pucat, penurunan tekanan darah, diare hingga kerusakan hati dan ginjal bahkan menyebabkan karsinogenik. Hasil penelitian yang telah dilakukan di peroleh kadar Pb pada sampel air sumur sebesar 0,086 mg/L. Kadar air ini berada diatas batas maksimum yang diizinkan untuk air minum (0,01 mg/L) dan air untuk keperluan hygiene sanitasi (0,05 mg/L) berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 dan Peraturan Menteri Kesehatan No32Tahun2017. Pencemaran air sumur dapat disebabkan oleh limbah rumah tangga, perkotaan, pemukiman, pasar, pabrik, jalan, industri, pertanian dan sumberl ainnya yang mencemari badan air. Penelitian ini menekankan pentingnya pengawasan kualitas air sumur untuk melindungi kesehatan masyarakat dari risiko paparan timbal. Dengan demikian, diperlukan upaya lebih lanjut untuk mengontrol dan memperbaiki kualitas air agar memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.
ANALISA KADAR Pb PADA AIR SUMUR WARGA DI KECAMATAN TENAYAN RAYA PEKANBARU DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Nurisa, Sindya Rahmatul; Ramdhani, Amelia; Suryani, Okta
Duta Pharma Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Duta Pharma Journal
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/djp.v5i1.4907

Abstract

Air sumur merupakan sumber air utama yang digunakan masyarakat indonesia untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kualitas air sumur dengan mengidentifikasi keberadaan logam berat terutama timbal (Pb). Timbal (Pb) adalah logam berat dengan sifat toksisitas yang tinggi. Paparan timbal dalam jumlah yang tinggi dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan kronis, dimulai dari kulit pucat, penurunan tekanan darah, diare hingga kerusakan hati dan ginjal bahkan menyebabkan karsinogenik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kadar Pb pada air sumur warga di kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru melalui analisis menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Spektrofotometri Serapan Atom dipilih untuk menganalisis kadar timbal (Pb) dalam penelitian ini karena mempunyai sensitivitas serta akurasi yang memadai untuk dilakukannya analisis logam terlarut di dalam sampel air. Penelitian yang telah dilakukan di peroleh kadar Pb pada sampel air sumur sebesar 0,086 mg/L. Kadar air ini berada diatas batas maksimum yang diizinkan untuk air minum (0,01 mg/L) dan air untuk keperluan hygiene sanitasi (0,05 mg/L) berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 dan Peraturan Menteri Kesehatan No 32 Tahun 2017. Sehingga diperlukan upaya lebih lanjut untuk mengontrol dan memperbaiki kualitas air agar memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.