Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI TERHADAP MIKROALBUMINURIA DAN TERJADINYA STROKE BERULANG DI RSUD DUNGUS Agustina, Hefida; Raising, Rahmawati; Harianto, Hendri; Perwirahayu Aji Saputri, Ika Sutra
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v8i2.111

Abstract

Stroke or cerebrovascular injury is a loss of brain function caused by the cessation of blood supply to parts of the brain. Generally stroke occurs due to the culmination of cerebrovascular disease for several years. One way to prevent recurrent stroke is by using antihypertensive therapy to reduce high blood pressure. The purpose of this study was to describe the use of hypertension therapy for microalbuminuria and the incidence of recurrent stroke at Dungus Madiun General Hospital. This type of research used a descriptive observational design with a prospective method. Microalbuminuria laboratory results. Total data and samples were 7 patients
ANALISIS KADAR SIKLAMAT PADA ES OYEN DI KOTA MADIUN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Ramadhani, Resta; Kurniawati, Nurrizka; Perwirahayu Aji Saputri, Ika Sutra
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v9i1.116

Abstract

Siklamat merupakan pemanis buatan yang tidak meninggalkan rasa pahit dengan tingkat kemanisan ± 30 kali kemanisan gula alami yang dapat menyebabkan tumor dan kanker jika penggunaannya melebihi batas yang diizinkan. Siklamat dapat digunakan dalam pembuatan es oyen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan siklamat dan kadar siklamat dalam es oyen yang beredar di salah satu pusat keramaian di Kota Madiun. Identifikasi adanya siklamat dilakukan dengan metode pengendapan sedangkan uji kuantitatif dilakukan dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis serta dilakukan validasi metode yang meliputi linieritas, LOD, LOQ, akurasi dan presisi. Hasil penelitian kualitatif menunjukkan 2 dari 6 sampel positif mengandung siklamat yang ditandai dengan adanya endapan putih yaitu pada sampel B dan E. Hasil penelitian kuantitatif dengan metode spektrofotometri UV-Vis yang serapannya diukur pada panjang gelombang 313 nm didapatkan kadar siklamat pada sampel B sebesar 41,054 mg/kg dan pada sampel E sebesar 57,994 mg/kg. Hasil uji validasi diperoleh linieritas y = 0,0122x-0,1942 dengan r = 0,9973; LOD dan LOQ sebesar 1,814 ppm dan 6,049 ppm; akurasi sebesar 100,179%; dan presisi sebesar 0,022%. Hasil penelitian menunjukkan sampel B dan E tidak melebihi batas maksimum yang ditetapkan oleh Perka BPOM No. 11 tahun 2019 yaitu sebesar 250 mg/Kg.