Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Immigration Law: Analysis of The Application of Criminal Law Towards Immigration Permit Abuse in Bima Wardin, Wardin; Syamsuddin, Syamsuddin; Ihlas, Ihlas
Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syariah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah
Publisher : Islamic Family Law Department, STAI Syekh Abdur Rauf Aceh Singkil, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58824/mediasas.v8i2.366

Abstract

The misuse of immigration permits constitutes a legal violation that can disrupt public order, threaten national security stability, and undermine the integrity of a country's immigration system. This study aims to comprehensively analyze the application of criminal law to the misuse of immigration permits, whether committed by foreign nationals or domestic actors. The primary focus is on evaluating the effectiveness of criminal law norms within the Immigration Law and their implementation in practice, including both juridical and non-juridical obstacles faced by law enforcement authorities. The research employs a normative juridical method with statutory and conceptual approaches, complemented by case studies from several relevant court decisions. Data were collected through literature review and analyzed qualitatively. The findings reveal a gap between established legal norms and their implementation in the field. Law enforcement is often hindered by weak inter-agency coordination, limited human resources, and the suboptimal use of legal instruments to create deterrent effects. These findings highlight the urgency of reformulating clearer criminal law norms and strengthening the institutional capacity of immigration authorities and law enforcement agencies. The novelty of this research lies in its integrative approach, bridging immigration law and criminal law, which are often applied in a sectoral manner. This study is expected to contribute scientifically to improving immigration policy and enhancing the effectiveness of criminal law enforcement against immigration violations in Indonesia.. [Penyalahgunaan izin keimigrasian merupakan bentuk pelanggaran hukum yang dapat mengganggu ketertiban umum, mengancam stabilitas keamanan nasional, dan melemahkan integritas sistem keimigrasian suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif penerapan hukum pidana terhadap praktik penyalahgunaan izin keimigrasian, baik oleh warga negara asing maupun pelaku domestik. Fokus utama terletak pada evaluasi efektivitas norma hukum pidana dalam Undang-Undang Keimigrasian serta implementasinya dalam praktik, dengan menyoroti berbagai kendala yuridis dan nonyuridis yang dihadapi aparat penegak hukum. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta didukung oleh studi kasus dari beberapa putusan pengadilan yang relevan. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum yang berlaku dengan realitas implementatif di lapangan. Penegakan hukum seringkali terhambat oleh lemahnya koordinasi antar lembaga, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum optimalnya instrumen hukum dalam menimbulkan efek jera. Oleh karena itu, perlu dirumuskan norma hukum pidana yang lebih operasional dan penguatan kelembagaan dalam sistem keimigrasian. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatan integratif antara hukum keimigrasian dan hukum pidana yang selama ini cenderung diterapkan secara sektoral. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pembaruan kebijakan keimigrasian dan peningkatan efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran keimigrasian di Indonesia.]
Immigration Law: Analysis Of The Application Of Criminal Law Towards Immigration Permit Abuse In Bima NTB Wardin, Wardin; Syamsuddin, Syamsuddin; Ihlas, Ihlas
Law and Justice Vol. 10 No. 2 (2025): Law and Justice
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/laj.v10i2.10645

Abstract

The misuse of immigration permits constitutes a form of legal violation that has the potential to disrupt public order, national security stability, and undermine the integrity of a country’s immigration system. This study aims to comprehensively analyze the application of criminal law to the practice of immigration permit misuse, whether committed by foreign nationals or domestic actors. The main focus of this research is to examine the effectiveness of criminal law norms in the Immigration Law and their implementation in practice, including both juridical and non-juridical obstacles faced by law enforcement officers. The research method used is a normative juridical method with statutory and conceptual approaches, accompanied by case studies from several relevant court decisions. Data were obtained through literature study and analyzed qualitatively. This research finds a disparity between the legal norms that have been regulated and their implementation in the field. Law enforcement is often hindered by weak inter-agency coordination, limited human resources, and the suboptimal legal instruments in providing a deterrent effect. These findings indicate the importance of reformulating clearer criminal norms as well as strengthening the capacity of immigration institutions and law enforcement officers. The novelty of this study lies in the integrative approach between immigration law and criminal law, which have often been applied sectorally. This research is expected to contribute scientifically to the improvement of immigration policy and the enhancement of the effectiveness of criminal law enforcement against immigration violations in Indonesia. Penyalahgunaan izin keimigrasian merupakan pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, mengancam keamanan nasional, dan merusak integritas sistem keimigrasian suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif penerapan hukum pidana terkait penyalahgunaan izin keimigrasian di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang melibatkan baik warga negara asing maupun pelaku dalam negeri. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji efektivitas norma hukum pidana dalam Undang-Undang Keimigrasian Indonesia beserta implementasinya di tataran praktis, termasuk hambatan yuridis dan non-yuridis yang dihadapi oleh aparat penegak hukum di wilayah Bima. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta didukung oleh studi kasus dari putusan pengadilan setempat yang relevan. Data dihimpun melalui studi kepustakaan yang komprehensif dan dianalisis secara kualitatif. Temuan penelitian mengungkapkan adanya kesenjangan yang signifikan antara norma hukum yang berlaku dan pelaksanaannya di lapangan. Penegakan hukum kerap terhambat oleh lemahnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan sumber daya manusia, serta instrumen hukum yang belum optimal sehingga gagal memberikan efek jera yang memadai. Temuan ini menyoroti urgensi untuk merumuskan kembali norma pidana yang lebih jelas serta memperkuat kapasitas institusi keimigrasian maupun aparat penegak hukum. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatan integratif antara hukum keimigrasian dan hukum pidana dalam konteks wilayah yang spesifik, guna menjawab persoalan regulasi yang selama ini sering kali diterapkan secara sektoral. Pada akhirnya, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah bagi perbaikan kebijakan keimigrasian serta meningkatkan efektivitas penegakan hukum pidana terhadap pelanggaran keimigrasian di Indonesia.