Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Culturally Responsive Teaching Melalui Model PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII pada Materi Penyajian Data Ananta, Puja Asti; Rochaminah, Sutji; Sudarsono, Sudarsono
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5563

Abstract

Pendidikan yang efektif memerlukan pendekatan yang relevan dengan keberagaman budaya peserta didik, terutama untuk meningkatkan pemahaman konsep abstrak seperti penyajian data. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran matematika sering kali bersifat monoton dan kurang mengaitkan materi dengan latar belakang budaya peserta didik, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) melalui model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi penyajian data. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu merencanakan, melaksanakan, mengamati, dan merefleksikan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII yang berjumlah 30 orang, sedangkan instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CRT melalui model PBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada siklus I, terdapat 14 peserta didik (53,3%) yang mencapai ketuntasan belajar, sedangkan pada siklus II jumlah tersebut meningkat menjadi 24 peserta didik (86,7%).
Penerapan Culturally Responsive Teaching Melalui Model PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII pada Materi Penyajian Data Ananta, Puja Asti; Rochaminah, Sutji; Sudarsono, Sudarsono
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5563

Abstract

Pendidikan yang efektif memerlukan pendekatan yang relevan dengan keberagaman budaya peserta didik, terutama untuk meningkatkan pemahaman konsep abstrak seperti penyajian data. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran matematika sering kali bersifat monoton dan kurang mengaitkan materi dengan latar belakang budaya peserta didik, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) melalui model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi penyajian data. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu merencanakan, melaksanakan, mengamati, dan merefleksikan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII yang berjumlah 30 orang, sedangkan instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CRT melalui model PBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada siklus I, terdapat 14 peserta didik (53,3%) yang mencapai ketuntasan belajar, sedangkan pada siklus II jumlah tersebut meningkat menjadi 24 peserta didik (86,7%).
A Comparative Study of Problem-Posing Implementation Between Indonesia and Abroad in Mathematics Education Wulandari, Inayah; Lay, Yuanda Oktrin; Ananta, Puja Asti; Hamzah, Abdul Khair Idham; Biaf, Carlos Surya Mahardika
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i2.939

Abstract

The application of problem posing in mathematics education faces challenges, including teacher misconceptions and difficulties. This study examines the implementation of problem posing in Indonesia and internationally, focusing on the improvements achieved and the steps taken to achieve them. A Systematic Literature Review (SLR) method with a qualitative descriptive approach was used, adhering to PRISMA guidelines, to explore the impact of problem posing on cognitive and affective aspects. Cognitive aspects include creativity, problem-solving skills, critical thinking, mathematical communication, and related skills, while affective aspects include motivation, curiosity, and enjoyment. The research found that the general structure of problem posing is similar across countries: the teacher presents a situation, students pose a problem, and then solve it. However, international practices often include additional steps, such as identifying problem elements and designing problem structures, before formulation. Indonesia's approach tends to focus more on textbook-based activities and exercises. This study highlights the differences and similarities in problem-posing methods, suggesting that while there are shared principles, international practices often incorporate a more structured and comprehensive approach than those in Indonesia.