Lidia, Fika Sofiatul
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Keuangan Syariah dalam Memimpin Transisi Menuju Ekonomi Hijau: Kajian Green Sukuk Indonesia Lidia, Fika Sofiatul; Sopingi, Imam; Musfiroh, Anita
JIES : Journal of Islamic Economics Studies Vol. 6 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jies.v6i2.9848

Abstract

Keuangan syariah dianggap memiliki potensi yang besar dalam mendukung peralihan menuju ekonomi yang lebih ramah lingkungan, terutama melalui instrumen sukuk hijau. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan melakukan studi literatur dan analisis terhadap dokumen kebijakan yang ada. Temuan dari kajian ini mengindikasikan bahwa sukuk hijau telah berhasil mendanai berbagai proyek yang mendukung lingkungan di Indonesia. Namun, ada beberapa tantangan seperti peraturan yang belum harmonis, rendahnya tingkat pemahaman masyarakat, dan keterlibatan sektor swasta yang masih minim, yang dapat menghambat pemanfaatannya secara maksimal. Sinergi antar lembaga, pendidikan masyarakat, dan integrasi keuangan sosial Islam diperlukan untuk memperkuat peran keuangan syariah dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Analisis Keuangan Syariah dalam Memimpin Transisi Menuju Ekonomi Hijau: Kajian Green Sukuk Indonesia Lidia, Fika Sofiatul; Sopingi, Imam; Musfiroh, Anita
JIES : Journal of Islamic Economics Studies Vol. 6 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jies.v6i2.9848

Abstract

Keuangan syariah dianggap memiliki potensi yang besar dalam mendukung peralihan menuju ekonomi yang lebih ramah lingkungan, terutama melalui instrumen sukuk hijau. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan melakukan studi literatur dan analisis terhadap dokumen kebijakan yang ada. Temuan dari kajian ini mengindikasikan bahwa sukuk hijau telah berhasil mendanai berbagai proyek yang mendukung lingkungan di Indonesia. Namun, ada beberapa tantangan seperti peraturan yang belum harmonis, rendahnya tingkat pemahaman masyarakat, dan keterlibatan sektor swasta yang masih minim, yang dapat menghambat pemanfaatannya secara maksimal. Sinergi antar lembaga, pendidikan masyarakat, dan integrasi keuangan sosial Islam diperlukan untuk memperkuat peran keuangan syariah dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Keadilan Kompensasi Dalam Organisasi Pendidikan Islam: Perspektif Organizational Citizenship Behavior Islamic Perspective Pada Kesejahteraan Guru Lidia, Fika Sofiatul; Sopingi, Imam; Musfiroh, Anita
JIES : Journal of Islamic Economics Studies Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jies.v7i1.12093

Abstract

Kesejahteraan guru merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kualitas pendidikan di lembaga pendidikan Islam. Namun demikian, berbagai penelitian menunjukkan bahwa persoalan kompensasi masih menjadi tantangan yang dihadapi oleh banyak guru, terutama terkait aspek keadilan dalam pemberian imbalan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keadilan kompensasi, Organizational Citizenship Behavior from Islamic Perspective (OCBIP), dan kesejahteraan guru dalam organisasi pendidikan Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research. Data diperoleh melalui penelaahan berbagai literatur berupa buku, artikel jurnal, hasil penelitian terdahulu, dan dokumen ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan kompensasi tidak hanya berpengaruh terhadap kesejahteraan ekonomi guru, tetapi juga mendorong munculnya perilaku OCBIP yang tercermin dalam nilai amanah, ihsan, ta'awun, dan keikhlasan dalam bekerja. Selain itu, OCBIP berperan sebagai mekanisme yang memperkuat hubungan antara keadilan kompensasi dan kesejahteraan guru. Penelitian ini menawarkan konstruksi konseptual baru yang mengintegrasikan keadilan kompensasi, OCBIP, dan kesejahteraan guru dalam perspektif Islamic Human Resource Management.