Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Hukum Pidana Islam atas Penerapan Justice Collaborator pada Kasus Pembunuhan Berencana UU Saksi Korban No.31/2014 Raihan, Muhammad Sultan; Azazy, Yusup; Sumardi, Didi
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 5 No. 1 (2025): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v5i1.145

Abstract

This article examines the application of justice collaborator in premeditated murder cases based on Law No. 31 of 2014 concerning Protection of Witnesses and Victims, reviewed from the perspective of national law and Islamic criminal law. The focus is on finding the right legal basis for enforcing justice collaborator status for non-primary perpetrators in this crime. In Islam, this concept is not explicitly explained, so this article aims to open up new understandings regarding the possibility of its application by adjusting the principles of sharia. The research uses a normative juridical method with an approach to legislation and Islamic legal literature, such as the Qur'an, Hadith, and fiqh books. Data were collected through literature studies that include laws, court decisions, and the views of scholars. In positive law, justice collaborators are entitled to legal protection and leniency if they meet the requirements, with support from LPSK. Meanwhile, in Islamic law, if their testimony is valid and useful for resolving the case, the perpetrator can receive a reduced sentence from qishas to diyat or takzir, depending on the agreement of the victim and the authorities.
STUDI EKSPERIMENTAL PERBANDINGAN EFISIENSI METODE MQL DAN FLOOD COOLING DALAM PROSES PENGEBORAN Aryaputra, Ade; Ahmad Imam; Raihan, Muhammad Sultan; Effendi, Sairul; Dodi Tafrant; Fernandes, Yogi Eka; Arjuna Pratama
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan MACHINERY: Jurnal Teknologi Terapan (In Press)
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/machinery.v7i1.11345

Abstract

Minimum Quantity Lubrication (MQL) merupakan metode pelumasan dan pendinginan dalam proses permesinan. MQL bekerja dengan menyemprotkan fluida pemotongan (cutting fluid) dengan kuantitas cairan yang minim bersamaan tekanan udara pada area pemotongan , teknologi inilah yang membuat cutting fluid langsung menuju zona gesekan tertinggi. Studi eksperimen dilakukan dengan menerapkan teknik flood cooling dan MQL dengan menggunakan fluida pemotongan berbasis minyak nabati pada proses drilling aluminium 6061. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas permukaan MQL bukaan ½ memiliki kualitas permukaan lubang yang lebih halus dengan nilai kekasaran permukaan (Ra) 1,17 µm, sedangkan MQL bukaan ¼ dan flood cooling masing-masing memiliki nilai kekasaran permukaan 1,74 µm  dan 1,62 µm. Nilai kekasaran permukaan dari kedua teknik yang diuji tidak berpengaruh secara signifikan. Akan tetapi penggunaan teknik MQL tetap lebih baik dari pada flood cooling dikarenakan selain teknik ini mampu mengeluarkan kuantitas cutting fluid yang sangat minim. Hal ini menciptakan proses pemesinan yang efisien dan mengurangi dampak pencemaran terhadap lingkungan.