Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Kader Sehat Dalam Pendampingan Ibu Nifas Prastiwi, Dani; Vianti, Remilda Armika; Mastuti, Dewi Nugraheni Restu; Margarettha, Indi Laudya; Saputra, Dicky Aditia; Firdaus, M. Adnan; Agustin, Putri Stevany; Karimah, Luthfiyatul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 7 No. 1 (2025): Juni: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v7i1.652

Abstract

The postpartum period is a critical period for mothers and babies because a other does not only focus on herself,, but also on caring for her baby. Problems arise in postpartum service visits results in minimal information on ppostpartum vare. Community empowerment through improving the skills of cadres as companions for postpartum mothers is expected to solve problems in postpartum mothers. Community service activities will be carried out for 3 face to face meetings in Bandengan Village involving 6 active Posyandu with 21 people attending. Improving the knowledge and skills of cadres is carried out using a case study approach, group discussions, lectures and simulations. Assistance will be carried out by scheduling visits to postpartum mothers and conducting evaluations. There has been an increase in the knowledge and skills of cadres in assisting postpartum mothers. It is hoped that healthy cadres can become an extension of health workers in monitoring postpartum mothers and their babies, so that problems can be reduced.
PKM “Senja Berganti” Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Sejak Remaja Prastiwi, Dani; Mastuti, Dewi Nugraheni Restu; Vianti, Remilda Armika; Firdaus, M. Adnan; Margarettha, Indi Laudya; Saputra, Dicky Aditia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xtjjx508

Abstract

Stunting didefinisikan sebagai kondisi status gizi balita yang memiliki panjang atau tinggi badan yang tergolong kurang jika dibandingkan dengan umur dimana pengukuran dilakukan menggunakan standar petumbuhan anak dari WHO, yaitu dengan interpretasi stunting jika lebih dari minus dua standar deviasi median (Widanti, 2016). Stunting patut mendapat perhatian lebih karena dapat berdampak pada tumbuh kembang anak, terutama risiko gangguan perkembangan fisik dan kognitif apabila tidak segera ditangani dengan baik (Angraini et al., 2021). Prevalensi kejadian stunting di Kota Pekalongan tahun 2024 sebesar 17,68%. Pemerintah Kota Pekalongan menargetkan penurunan lebih lanjut hingga mencapai 12%. Intervensi untuk mencegah terjadinya peningkatan prevalensi stunting dapat dilakukan pada siklus daur hidup di tahap remaja. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini, agar remaja memiliki persiapan sebagai calon ibu. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan di MAN 1 Kota Pekalongan dengan melibatkan 48 remaja putri. Peningkatan pengetahuan remaja akan dilakukan dengan pendekatan studi kasus, diskusi kelompok, ceramah dan simulasi. Hasil: Terjadi peningkatan skor pengetahuan 40,89 antara sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Simpulan: Edukasi sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang stunting.