Pseudomonas berfluoresen merupakan salah satu Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) yang mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman melalui produksi hormon Indole Acetic Acid (IAA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan beberapa isolat pseudomonas berfluoresen yang berasal dari rizosfer berbagai tanaman dalam memproduksi IAA. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan, Departemen Biologi, Universitas Negeri Padang pada bulan Juni-Agustus 2025. Pengujian dilakukan dengan menginokulasikan suspensi bakteri pada medium Nutrient Broth (NB) yang diperkaya triptopan, diinkubasi pada shaker selama 2×24 jam, kemudian disentrifugasi. Supernatan yang diperoleh di reaksikan dengan reagen Salkowsky dan diukur nilai absorbansinya menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 530 nm. Konsentrasi IAA dihitung berdasarkan persamaan regresi dari kurva standar (y = 0,0406x + 0,0922). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima isolat pseudomonas berfluoresen memiliki kemampuan yang berbeda dalam memproduksi IAA. Berdasarkan hasil, isolat Pf LAH T1 menghasilkan konsentrasi IAA tertinggi yaitu sebesar (5,32 ppm), diikuti Pf S31 (3,92 ppm),Pf LAH P2 (3,04 ppm), Pf LAH T2(1,49 ppm), dan terendah Pf S36 (0,51 ppm). Isolat dengan produksi IAA tertinggi, seperti Pf LAH T1 dan Pf S31, berpotensi besar sebagai agen pemacu pertumbuhan tanaman karena IAA berperan penting dalam pembentukan dan pemanjangan akar. Kata Kunci: Indole Acetic Acid, Pseudomonas berfluoresen; rizosfer; Salkowsky; tryptopan