Kebisingan merupakan salah satu faktor bahaya fisik di lingkungan kerja yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, baik secara auditory maupun non-auditory. Galangan kapal memiliki berbagai aktivitas dengan tingkat paparan kebisingan sehingga berisiko menimbulkan keluhan subjektif pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan keluhan subjektif akibat kebisingan di galangan kapal PT Dokmor Optima Kajayan Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain observational analytic dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian meliputi seluruh pekerja PT Dokmor Optima Kajayan yang berjumlah 139 orang, sementara sampel sebanyak 102 responden dipilih menggunakan metode simple random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, serta analisis bivariat dengan uji Chi Square dan uji Fisher’s Exact. Hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi faktor usia (p-value = 0,004), durasi kerja (p-value = 0,000), masa kerja (p-value = 0,053), intensitas bising (p-value = 0,000), kepatuhan penggunaan APT (p-value = 0,019), dan kelayakan APT (p-value=0,000). Kesimpulan terdapat hubungan usia, durasi kerja, intensitas bising, kepatuhan penggunaan APT dan kelayakan APT dengan keluhan subjektif akibat kebisingan di Galangan PT Dokmor Optima Kajayan. Dan tidak terdapat hubungan masa kerja dengan keluhan subjektif akibat kebisingan di Galangan PT Dokmor Optima Kajayan.