Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

REKONSTRUKSI DAKWAH POLITIK PASCA KERUNTUHAN TURKEY USTMANI DI INDONESIA Murjoko, Ahmad
Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v8i1.336

Abstract

Rekonstruksi dakwah politik di Indonesia Pasca keruntuhan Turkey Ustmani adalah  sebagai proses membangun kembali atau memperbaiki sesuatu yang rusak atau tidak efektif  dalam dunia politik di Indonesia pasca kejatuhan Turkey Ustmani melalui berbagai pendekatan berupa Reorientasi, Transformasi, Reposisi, Reformasi, Revolusi, hingga Rekonstruksi. Dalam konteks Kejatuhan Turkey Ustmani maka makna Rekonstruksi adalah tentang perlunya perbaikan atas rusaknya atau tidak efektinya dakwah politik berupa perspektif, paradigma, kerangka, nilai, makna, pendekatan dan fokus perhatian, atas historisme, yuridis, filosofis dan peran-peran Kekhalifahan Turkey Ustmani selama ini yang berdampak pada negara-negara yang dalam pengaruhnya, khususnya Indonesia.
Framing Berita Politik Anies Rasyid Baswedan di Republika Online: Periode September 2024 – April 2025 Widodo, Rahmat Banu; Maghfur Ghazali; Murjoko, Ahmad
Bayyin: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Bayyin
Publisher : Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71029/bayyin.v3i1.96

Abstract

Penelitian ini berkaitan tentang Berita Politik Anies Baswedan di republika online direntang waktu  September 2024 dan April 2025 pasca keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Tulisan ini menganalisa lebih jauh bagaimana Analisis Framing kegiatan politik Anies Baswedan  terutama dalam permberitaan di media republika online. Analisis framing yang digunakan akan menggunakan konsep Framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yaitu bagaimana wartawan Menyusun kata (sintaksis), mengisahkan fakta (Skrip), menuliskan fakta (tematik), dan menekankan fakta (retoris). Tulisan ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi kalangan aktivis politik dan pelaku media dalam membuat pemberitaan terhadap calon presiden, memberi pengayaan bagi dunia akademik khususnya disiplin ilmu komunikasi politik, sehingga menambah informasi dan pendalaman di dunia strategi dan kampanye politik.
Reaktualisasi Dakwah Politik di Indonesia: Antara Warisan Khilafah dan Realitas Demokrasi Modern Hermawan, Nanang; Murjoko, Ahmad
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.398

Abstract

Ketegangan antara gagasan formalisasi sistem khilafah dan realitas demokrasi modern terus membayangi ruang dakwah politik di Indonesia. Dalam konteks masyarakat yang plural dan berlandaskan Pancasila, dakwah politik menjadi arena kontestasi antara pendekatan tekstual-normatif dan pendekatan substansial-kontekstual dalam menyuarakan nilai-nilai Islam di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model reaktualisasi dakwah politik yang responsif terhadap dinamika sosial, budaya, dan politik Indonesia kontemporer. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka terhadap sumber primer dan sekunder, penelitian ini dilaksanakan selama bulan Januari hingga April 2025. Subjek kajian meliputi wacana-wacana pemikiran tokoh dan organisasi dakwah politik di Indonesia, baik yang mengusung ideologi khilafah maupun yang mendukung demokrasi substantif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi literatur akademik dan analisis wacana, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan historis-kritis dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah politik yang transformatif dan berakar pada nilai-nilai maqashid al-shari‘ah memiliki potensi besar untuk memperkuat etika publik, keadilan sosial, serta pemberdayaan masyarakat sipil. Model dakwah seperti ini dapat menjembatani idealisme Islam politik dengan prinsip-prinsip demokrasi secara konstruktif. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya khazanah pemikiran dakwah kontemporer serta memberikan landasan normatif dan strategis bagi pengembangan dakwah politik yang lebih inklusif dan solutif di Indonesia.