Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengatasi Ketimpangan Gender dengan Keterlibatan Ayah di Budaya Patriarkis Indonesia Purnamasari, Gazlina Nur
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 5 No 1 (2025): June
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v5i1.1400

Abstract

Budaya patriarki yang telah mengakar kuat dalam masyarakat Indonesia menjadi salah satu faktor utama yang menghambat terwujudnya kesetaraan gender. Ketimpangan peran antara laki-laki dan perempuan masih tampak jelas, terutama dalam ranah domestik dan pengambilan keputusan dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan utama dalam proses transformasi budaya patriarki menuju budaya yang lebih egaliter, serta mengeksplorasi bagaimana keterlibatan ayah dalam keluarga dapat menjadi strategi efektif untuk mendukung kesetaraan gender. Metodologi yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, berdasarkan data sekunder dari berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hambatan utama terletak pada norma sosial dan budaya, stereotip gender, diskriminasi struktural, serta keterbatasan akses terhadap pendidikan bagi perempuan. Di sisi lain, keterlibatan ayah dalam pengasuhan, pendidikan anak, dan pengambilan keputusan rumah tangga berperan penting dalam membentuk lingkungan keluarga yang lebih setara. Ditekankan bahwa peran ayah dapat menjadi katalis perubahan sosial apabila didukung oleh pendidikan, kampanye kesadaran publik, kebijakan pemerintah, serta kolaborasi dengan tokoh masyarakat. Kesimpulan dari kajian ini adalah bahwa transformasi budaya patriarki membutuhkan pendekatan kolektif dan berkelanjutan, dan bahwa ayah memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Rekomendasi mencakup penyusunan kebijakan inklusif, penguatan program pendidikan gender, dan sosialisasi peran ayah yang egaliter dalam masyarakat.
Kajian Literatur tentang Pengaruh Faktor Sosial dan Ekonomi terhadap Minat Siswa Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi Purnamasari, Gazlina Nur; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor sosial dan ekonomi terhadap minat siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui pendekatan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif terhadap 10 literatur primer dan sekunder yang relevan dari tahun 2018-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor ekonomi keluarga memberikan kontribusi signifikan terhadap minat melanjutkan pendidikan tinggi, dengan kondisi finansial keluarga dan persepsi biaya pendidikan menjadi determinan utama dalam pengambilan keputusan siswa. Faktor sosial seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan dukungan masyarakat juga berperan penting dalam membentuk aspirasi pendidikan siswa. Prestasi belajar terbukti menjadi mediator sempurna antara status sosial ekonomi dengan minat studi lanjut. Tantangan struktural seperti kesenjangan akses informasi, distribusi perguruan tinggi yang tidak merata, dan ketimpangan kualitas pendidikan dasar-menengah memperburuk disparitas akses pendidikan tinggi. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi formulasi kebijakan pendidikan yang lebih inklusif untuk mencapai target peningkatan Angka Partisipasi Kasar perguruan tinggi dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas.