Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Penggunaan Pupuk Kompos Limbah Rumah Tangga, Pupuk Kotoran Ayam dan Pupuk Ponska pada Pertumbuhan Tanaman Pakchoy Manorek, Felma; Lintong, Heibert
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32466

Abstract

Pakchoy (Brassica rapa L.) merupakan sayuran bernilai ekonomis tinggi yang membutuhkan ketersediaan unsur hara optimal untuk pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pupuk kompos limbah rumah tangga, pupuk kotoran ayam, dan pupuk Ponska terhadap pertumbuhan tanaman pakchoy. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari: A (pupuk kompos limbah rumah tangga 100 g/lubang tanam), B (pupuk kotoran ayam 100 g/lubang tanam), dan C (pupuk Ponska 2 g/lubang tanam). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat basah tanaman. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk berpengaruh sangat nyata terhadap berat basah (F-hitung 17,4803 > F-tabel 1% = 4,98) dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman serta jumlah daun (F-hitung 9,406 > F-tabel 5% = 3,16). Pupuk kompos limbah rumah tangga memberikan hasil terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman 23,93 cm, jumlah daun 23,93 helai, dan berat basah 263,45 gram, berbeda nyata dengan pupuk kotoran ayam dan pupuk Ponska. Peningkatan berat basah mencapai 88% dibandingkan perlakuan lainnya. Pupuk kompos limbah rumah tangga dapat menjadi alternatif pupuk organik yang efektif dan ramah lingkungan untuk budidaya pakchoy.
INCREASING COMPETITIVE ADVANTAGE OF TOMATO FARMING BASED ON COST STRUCTURE WITH BUSINESS INTELLIGENCE APPROACH IN MINAHASA, INDONESIA Tulungen, Franky Reintje; Lempas, Jety Deisye; Lengkong, Jemly; Oping, Joy M; Lintong, Heibert
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9, Nomor 2, June 2025
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v9i2.37270

Abstract

Tomatoes are an important food for humans whose production and price must be maintained so that the commodity remains available to humans. The objectives of the study are (i) analyzing the cost structure of tomato farming in Minahasa district, Indonesia, (ii) analyzing strategies to increase the competitive advantage of tomato farmers based on the cost structure of tomato farming with a business intelligence (BI) approach in Minahasa district, Indonesia and (iii) provide recommendations for the concept of tomato farming technology based on improving the structure of tomato farming costs in Minahasa district, Indonesia. This research uses a quantitative approach with the BI method and was carried out in the tomato production center of Minahasa district, North Sulawesi. The results found that (i) the production cost structure of Apple Tomato farming, namely variable costs of Rp 53,600,054.44 / ha or 78.74 percent and fixed costs of Rp 14,475,057.00 / ha or 21.26 percent. Based on cost structure, the variable cost that can be reduced is human labor cost and the fixed cost that can be reduced is stake cost. The recommended innovations that can be applied are using tractors to replace human labor to make beds, and replacing bamboo stakes with plastic pipes. This innovation can increase the profit of tomato farming from Rp 99,122,272.83 per ha to Rp 108,456,162.83 or an increase of Rp 9333890.00 (9.42%) per ha and the BEP price from Rp 2,300 per kg to Rp 1,987.82 per kg or reduce by Rp 312.18 (13.57%) per kg.