Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Review: Teknik Penanganan dan Penyimpanan Biji Kakao Terhadap Kadar Air, Suhu, Kelembaban dan Cemaran Jamur Sa'diah, Iis
Journal of Innovative Food Technology and Agricultural Product Vol 2 No 1 (2024) Juni: Journal of Innovative Food Technology and Agriculture Product
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jitap.v2i1.6589

Abstract

Biji kakao termasuk salah satu komoditas pertanian yang banyak di ekspor di beberapa negara seperti Pantai Gading, Ghana, Indonesia dan Nigeria serta sering dikonsumsi dalam bentuk olahan makanan atau minuman seperti cokelat, permen, bubuk kakao, minuman cokelat dan biskuit. Produksi kakao dibeberapa negara secara signifikan terus meningkat. Poduksi yang melimpah harus diimbangi dengan pegendalian pasca panen yang baik untuk menjaga penurunan mutu dan mencegah terjadinya kontaminasi jamur pada biji kakao. Pengendalian yang perlu dilakukan untuk menekan kehilangan hasil, meningkatkan nilai tambah, memperpanjang umur simpan biji dan mempertahankan mutu biji dapat dilakukan melalui beberapa tahapan seperti sortasi, pemeraman, pemecahan buah, fermentasi, perendaman dan pencucian biji, pengeringan serta pengemasan dan penyimpanan yang baik. Biji kakao umumnya disimpan dalam wadah berupa karung goni, plastik, wadah hermetik dan kotak penyimpanan dalam ruang AC ataupun sirkulasi. Pada ulasan ini akan dibahas mengenai teknologi penanganan biji kakao setelah panen serta kondisi penyimpanan biji kakao terhadap perubahan kadar air, suhu, kelembaban dan keberadan jamur mikotoksigenik dari beberapa penelitian serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Kata Kunci : Biji kakao; Cemaran Jamur; Kadar Air ; Kelembaban ; Suhu 
Evaluasi Keamanan Pangan Bakso Ikan di Pasar Tradisional Kabupaten Garut: Kajian Kandungan Bahan Berbahaya dan Cemaran Mikroba : Food Safety Evaluation of Fish Meatballs in Traditional Markets of Garut Regency: Assessment of Hazardous Substances and Microbial Contamination Rahmina, Fathya; Khairunnisa, Anita; Sa'diah, Iis
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v8i1.23651

Abstract

Bakso ikan merupakan produk olahan yang banyak dikonsumsi dan umum diperdagangkan di pasar tradisional, sehingga aspek keamanan pangan menjadi penting untuk melindungi konsumen. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keamanan pangan bakso ikan yang dijual di pasar tradisional Kabupaten Garut berdasarkan parameter bahan berbahaya (formalin dan boraks) serta cemaran mikrobiologi. Sampel bakso ikan (kode A–E) diambil dari pedagang di pasar tradisional. Parameter kimia (formalin dan boraks) dianalisis menggunakan metode skrining cepat sebagai uji indikatif, sedangkan parameter mikrobiologi meliputi deteksi Salmonella spp. serta estimasi coliform total menggunakan metode Most Probable Number (MPN) sebagai indikator higiene. Hasil menunjukkan boraks tidak terdeteksi pada seluruh sampel, sementara formalin terindikasi pada 3 dari 5 sampel. Pada aspek mikrobiologi, Salmonella spp. terdeteksi pada sampel yang diuji, sedangkan coliform total terukur pada seluruh sampel dengan kisaran 0,072–0,35 MPN/g yang merefleksikan kondisi sanitasi dan higiene penanganan. Temuan ini mengindikasikan bahwa risiko utama keamanan pangan bakso ikan di pasar tradisional Kabupaten Garut lebih menonjol pada indikasi formalin dan kontaminasi Salmonella, sehingga diperlukan strategi perlindungan konsumen melalui edukasi pedagang, penguatan higiene–sanitasi, pencegahan kontaminasi silang, pengendalian waktu–suhu penjajaan, serta pengawasan berbasis risiko dengan tindak lanjut uji konfirmasi bila diperlukan.