Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Cara Pengolahan Pangan yang Baik Industri Rumah Tangga Keripik Moring Tingtrim di Desa Mekarwangi Kabupaten Garut Rahmina, Fathya; Fizriani, Atia; Irawan, Gina Pradina; Latifah, Alya Adhwa; Yuliani, Lia
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20722

Abstract

Keripik moring merupakan produk pangan olahan khas Garut yang memiliki potensi untuk dikembangkan dalam skala industri rumah tangga. Namun, proses produksi yang belum sesuai dengan prinsip Cara Produksi Pangan yang Baik Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT), berisiko menurunkan mutu dan keamanan produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku industri rumah tangga keripik Moring Tingtrim dalam penerapan CPPB-IRT. Metode pelaksanaan berupa sosialisasi dan penyuluhan melalui pemaparan materi, diskusi, serta evaluasi menggunakan pretest dan post test. Kegiatan dilaksanakan di Desa Mekarwangi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, dengan peserta sebanyak sepuluh orang karyawan dari berbagai tahapan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, peserta belum memahami konsep CPPB, ruang lingkup keamanan pangan, maupun aspek pelabelan. Setelah pelatihan, seluruh peserta mampu memahami dan menjawab seluruh pertanyaan evaluasi dengan benar, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Materi penyuluhan yang disampaikan mencakup pengertian CPPB, prinsip keamanan pangan, serta ruang lingkup penerapan CPPB di industri rumah tangga. Kegiatan ini memberikan manfaat langsung berupa peningkatan kesadaran dan pengetahuan peserta terhadap produksi pangan yang higienis dan sesuai standar.
Karakteristik Mutu Frozen Yogurt dengan Perbedaan Konsentrasi Sari Bit (Beta vulgaris L.) Putri, Regina Mahardika Oktaviani; Fizriani, Atia; Rahmina, Fathya
Agroteknika Vol 8 No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i4.614

Abstract

Frozen yogurt merupakan salah satu hidangan penutup yang cukup diminati masyarakat. Frozen yogurt dibuat dari campuran yogurt dan bahan yang digunakan dalam pembuatan es krim yang kemudian dibekukan sehingga memiliki karakteristik menyerupai es krim. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi sari bit terhadap karakteristik mutu frozen yogurt dan untuk menentukan konsentrasi optimum berdasarkan parameter kimia, fisik dan organoleptik. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan perbedaan konsentrasi sari bit pada 4 taraf yaitu penambahan sari bit 10%, 15%, 20%, dan 25% yang dilakukan sebanyak 3 kali ulangan percobaan. Hasil yang didapatkan adalah penambahan sari bit dengan konsentrasi berbeda berpengaruh nyata terhadap kadar air, total padatan, betasianin, warna, overrun dan kecepatan leleh. Konsentrasi penambahan sari bit 25% menghasilkan kadar air 43,19%, total padatan 57,44%, betasianin 4,29 mg/100g, overrun 19,24%, kecepatan leleh 13,17 menit, kadar lemak 3,80%, sifat organoleptik warna dan tekstur berada dalam kategori suka, sedangkan rasa dan keseluruhan berada dalam kategori netral.
Evaluasi Keamanan Pangan Bakso Ikan di Pasar Tradisional Kabupaten Garut: Kajian Kandungan Bahan Berbahaya dan Cemaran Mikroba : Food Safety Evaluation of Fish Meatballs in Traditional Markets of Garut Regency: Assessment of Hazardous Substances and Microbial Contamination Rahmina, Fathya; Khairunnisa, Anita; Sa'diah, Iis
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v8i1.23651

Abstract

Bakso ikan merupakan produk olahan yang banyak dikonsumsi dan umum diperdagangkan di pasar tradisional, sehingga aspek keamanan pangan menjadi penting untuk melindungi konsumen. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keamanan pangan bakso ikan yang dijual di pasar tradisional Kabupaten Garut berdasarkan parameter bahan berbahaya (formalin dan boraks) serta cemaran mikrobiologi. Sampel bakso ikan (kode A–E) diambil dari pedagang di pasar tradisional. Parameter kimia (formalin dan boraks) dianalisis menggunakan metode skrining cepat sebagai uji indikatif, sedangkan parameter mikrobiologi meliputi deteksi Salmonella spp. serta estimasi coliform total menggunakan metode Most Probable Number (MPN) sebagai indikator higiene. Hasil menunjukkan boraks tidak terdeteksi pada seluruh sampel, sementara formalin terindikasi pada 3 dari 5 sampel. Pada aspek mikrobiologi, Salmonella spp. terdeteksi pada sampel yang diuji, sedangkan coliform total terukur pada seluruh sampel dengan kisaran 0,072–0,35 MPN/g yang merefleksikan kondisi sanitasi dan higiene penanganan. Temuan ini mengindikasikan bahwa risiko utama keamanan pangan bakso ikan di pasar tradisional Kabupaten Garut lebih menonjol pada indikasi formalin dan kontaminasi Salmonella, sehingga diperlukan strategi perlindungan konsumen melalui edukasi pedagang, penguatan higiene–sanitasi, pencegahan kontaminasi silang, pengendalian waktu–suhu penjajaan, serta pengawasan berbasis risiko dengan tindak lanjut uji konfirmasi bila diperlukan.