Ifdlolul Maghfur, Ifdlolul Maghfur
Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

FIQH INDUSTRI LINGKUNGAN (STUDI: MAQHASID AL-SYARI’AH BAROKAH) Ifdlolul Maghfur, Ifdlolul Maghfur
MALIA Vol 8 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini dimaksudkan sebagai upaya pengembangan wawasan keilmuan Fiqh Industri Lingkungan dalam konstruksi Maslahah perkembangan dan membangkitkan perekonomi bisnis melalui cara Syariah didaerah Indonesia yang terformulasi atau sebuah konsep dalam maqashid al-syari’ah untuk meferivikasi atau memberikan solusi konservasi dan restorasi di daerah Indonesia dengan Fiqh Industri Lingkungan.Adapun penelitian ini bersifat lapangan (Field and Library Research) Penelitian ini memakai penelitian kualitatif adalah penelitian yang obyeknya berupa non-angka. Untuk itu, tidak lepas dari berbagai data yang diperoleh berdasarkan penelitian lapangan dan teori, metode maupun pendekatan penelitian  ini yaitu tentang Konservasi dan restorasi Industri lingkungan melalui (Maqhosid al- Syari’ah) melalui analisis kontens deduksi dan induksi akan terformulasikan dalam konsep al-dharuriyat al-khamsah yang merupakan lima kemaslahatan dasar yang menjadi pondasi tegaknya kehidupan manusia adalah al- Ghazali yang termaktub dalam kitab al-Mustasfa min ilmi al-Ushul yang mengulas berbagai macam teori kepentingan Publik (Maslahah Mursalah), yang kemudian dikembangkan oleh Izzuddin bin Abdissalam melalui risalah Qawaid al-Ahkam fi Mashalih al-Anam (Kaidah-kaidah hukum bagi kemaslahatan manusia).Penelitian ini menghasilkan sebuah konsep dan formulasi Fiqh Industri Lingkungan terdapat lima konsep dasar yang harus terakomodasi dalam fiqh bi’ah shina’iyya untuk menyelamatkan industri lingkungan hidup sebagai sumbangsih dan peran agama dalam mengkonstruksi peradaban ekonomi industri di daerah Indonesia yaitu: (1) Reference atau keyakinan yang dapat diperoleh dari teks (kitab-kitab suci) dan kepercayaan yang mereka miliki masing-masing; (2) Respect, penghargaan kepada semua makhluk hidup yang diajarkan oleh agama sebagai makhluk Tuhan; (3) Restrain, kemampuan untuk mengelola dan mengontrol sesuatu supaya penggunaanya tidak mubazir; (4) Redistribution, kemampuan untuk menye­barkan kekayaan; kegembiraan dan kebersamaan melalui langkah derma­wan; misalnya zakat, infak dalam Islam; (5) Responsibility, sikap bertang­gung jawab dalam merawat kondisi bumi dan lingkungan.
MEMBANGUN EKONOMI DENGAN PRINSIP TAUHID Ifdlolul Maghfur, Ifdlolul Maghfur
MALIA Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang Hubungan Tauhid dengan Ekonomi, sebagai pedoman dasar bagi kita untuk mengimplementasikan nilai-nilai tauhid yang kita miliki dalam bentuk aktifitas sehari-hari terutama dalam kegiatan ekonomi.Umat Islam, seyogyanya tidak hanya tekun dalam beribadah, tetapi juga harus benar dalam bermuamalah. Dengan kata lain, umat Islam itu di samping memiliki kesalehan ritual, juga harus memiliki kesalehan sosial. Umat Islam harus bisa mengimplementasikan nilai-nilai ketauhidannya kepada Allah SWT dalam kegiatan sehari-harinya, baik dalam kegiatan politik, sosial, maupun ekonomi.
Implementasi Etika Bisnis Dan Manajemen Bisnis Islam di Konveksi Duta Collection's Yayasan Darut Taqwa winda Wijiati; Moh. Mukhsinin Syu’aibi; Ifdlolul Maghfur; M. Dayat
IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy Vol. 3 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Institut Al-Fithrah (IAF) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/iqtisadie.v3i2.461

Abstract

This study aims to analyze the practice of Islamic business ethics and business management at the Darut Taqwa Sengonagung konveksi Duta Collection’s Foundation. Darut Taqwa Sengonagung Foundation is a non-profit organization engaged in retail management, especially in the field of uniform collections for students and female students. Against this background, this study examines how Islamic business ethics are applied in the daily operations of Yayasan Darut Taqwa Sengonagung konveksi Duta Collection’s and how Islamic business management principles are used in the process. This study uses a qualitative approach with in-depth interviews and direct observation as a data collection method. The results of the study show that the Darut Taqwa Sengonagung konveksi duta collection’s Foundation applies Islamic business ethical values in its practice. Principles such as honesty, integrity, fairness and social responsibility are the cornerstones of business relationships with customers, suppliers and business partners. In managing the business, the fund uses sharia management principles such as shura (advise), amanah (trust) and ihsan (do good) to make strategic decisions. However, this research also reveals some challenges in implementing Islamic business ethics and business management at the Darut Taqwa Sengonagung Konveksi Duta Collection’s Foundation. Some of these challenges include the difficulty of maintaining a balance between business goals and Islamic values, as well as the limited human resources that understand the concept of business ethics and business management. Muslim business. This study contributes to understanding the practice of Islamic business ethics and business management in the retail sector, particularly in the context of platforms. The results of this study should become a benchmark for similar organizations in applying Islamic business ethics and business management principles to achieve long-term sustainability and profitability.
ANALISIS HALAL SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) PADA RUMAH MAKAN D'KREEZPEE PURWOSARI, PASURUAN Nur Maisaroh; Alimatul Farida; Abdillah Mundir; Ifdlolul Maghfur
Jurnal Ekonomi Syariah Darussalam Vol. 4 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jesdar.v4i2.2428

Abstract

Halal menjadi aspek penting penduduk muslim dalam menjalankan kehidupanya. Mengkonsumsi produk halal tentu menjadi kewajiban bagi semua umat muslim di dunia. Salah satu bentuk produk halal ialah adanya sertifikat dan logo halal pada suatu produk, yang mana produk halal tidak hanya sebatas tampak bersih namun juga perlu mengetahui proses penerapan halal supply chain management sepanjang proses produksi, mulai dari proses penyediaan bahan baku, pemrosesan, pengemasan, dan pendistribusian yang dilakukan selama proses rantai pasok untuk menciptakan ukuran halal suatu produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses manajemen rantai pasok halal yang dilakukan di rumah makan D'kreezpee. Pelaksanaan halal supply chain management pada rumah makan D'kreezpee terdiri dari empat kegiatan: pertama, proses persiapan produksi, kedua, proses produksi, ketiga, proses distribusi, dan terahir, kegiatan konsumsi.
Peran OJK Dalam Mendorong Pertumbuhan Keuangan Syariah Di Daerah Amalia, Faridha; Maghfur, Ifdlolul; Syu’aibi, Mukhsinin
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 5 No. 2 (2025): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (Agustus)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v5i2.230

Abstract

The Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan, OJK) plays a strategic role in supervising and promoting the growth of the Islamic financial sector in Indonesia, including in regions that are not national economic centers. This study aims to analyze the impact of OJK’s policies on the growth of Islamic financial products, particularly Hajj savings, at Bank Muamalat’s Pasuruan Sub-Branch Office (Kantor Cabang Pembantu, KCP). The research adopts a qualitative descriptive approach, with primary data obtained through in-depth interviews and direct observations at Bank Muamalat KCP Pasuruan. Secondary data were drawn from policy documents and relevant literature. The findings reveal that OJK’s policies have successfully created a conducive business climate for the development of Islamic financial institutions at the regional level by providing clear regulations, effective supervision, and support for innovative products that comply with sharia principles. This success is further reinforced by the synergy between the formal sector, such as Islamic banking, and social communities that serve as the customer base, thereby expanding outreach and enhancing public literacy in Islamic finance. The study concludes that OJK’s policies not only ensure regulatory compliance but also contribute to strengthening the role of Islamic finance as a driving force for regional economic development
Tinjauan Ekonomi Syariah Terhadap Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Loyalitas Konsumen di Duta Swalayan Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan Khasanah, Uswatun; Maghfur, Ifdlolul
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijmst.v1i3.189

Abstract

Strategi marketing merupakan suatu hal yang sangat penting terhadap suatu bisnis atau usaha. Setiap perusahaan mempunyai tujuan untuk tetap hidup dan berkembang. Tidak heran lagi jika Al-Quran dan Ahli Sunnah memberikan aturan dalam bidang usaha. Selain dalam berlaku adil, islam juga mengajarkan pada setiap bisnis harus dilandaskan dengan sikap kejujuran yang dapat dipercaya. Persaingan di dunia bisnis seperti saat ini lebih menuntut dan menguntungkan seperti pada pasar modern atau lebih dikenal dengan swalayan merupakan suatu perusahaan yang memiliki cara untuk memasarkan produk nya yaitu menawarkan/mempromosikan produk yang beragam kepada konsumen. Kegiatan penjualan pada swalayan yang menjual bermacam-macam produk dan pelayanan yang baik terhadap konsumen, hal tersebut bertujuan untuk selalu memberikan kepuasan pada konsumen dan bisa mendapatkan konsumen yang semakin meningkat atau konsumen yang loyal. Tujuan pada penelitian ini untuk memahami strategi marketing dalam meeningkatkan loyalitas konsumen di duta swalayan pondok pesantren ngalah purowosari pasuruan dan tinjauan ekonomi syariah dalam strategi marketing untuk meningkatkan loyalitas konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian yang penulis simpulkan bahwa strategi marketing di duta swalayan dalam meningkatkan loyalitas konsumen diantaranya menyediakan produk yang menjadi kebutuhan sehari-hari termasuk kebutuhan sasaran pasar, harga yang sesuai dengan kondisi pasar, promosi yang diterapkan menggunakan potongan harga (diskon) pada beberapa produk di waktu tertentu, dan strategi tempat yang tidak jauh dengan sasaran pasar. Strategi marketing yang dijalankan duta swalayan sudah sesuai dengan prinsip ekonomi syariah dengan cara memasarkan produk sesuai kebutuhan konsumen tidak hanya kebutuhan pribadi semata, transaksi yang saling ridho, berlaku jujur antara penjual dan pembeli maka akan terjadilah kepuasan pasar dan konsumen yang loyal terhadap duta swalayan.
Pola Konsumsi Karyawan Tetap dan Kontrak dalam Perspektif Etika Ekonomi Islam: Studi pada PT. Sadhana Purwosari Pasuruan Ningsih, Rohma; Maghfur, Ifdlolul; Mukhsinin Syu’aibi, Moh.
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 5 No. 3 (2025): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (November)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v5i3.256

Abstract

This study aims to analyze differences in consumption patterns between permanent and contract employees at PT. Sadhana Purwosari Pasuruan within the framework of Islamic economic ethics. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews and direct observations to understand how employment status influences economic behavior. The findings reveal that permanent employees, supported by income stability and job security, exhibit more balanced and planned consumption behavior. Their spending patterns reflect Islamic ethical principles such as tawazun (moderation), avoidance of israf (wastefulness), and the spirit of zuhud (simple living), as well as regular engagement in infaq and charitable giving. Conversely, contract employees tend to allocate a greater portion of their income to immediate needs and consumptive spending, often exceeding their financial capacity. Limited income stability and financial uncertainty hinder the implementation of Islamic consumption principles. The study concludes that employment stability significantly shapes one’s ability to practice ethical consumption. Therefore, it recommends the implementation of financial literacy programs based on Islamic ethical values and the development of workplace spiritual guidance to encourage responsible and balanced consumption behavior.