Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis kualitas air dan limbah pertambangan nikel di Sungai Pesouha, Sulawesi Tenggara Amelia, Febrina Risky; Effendi, Hefni; Kurniawan, Budi; Andrianto, Charles; Ahmady, Taufik
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.9.1.1-14

Abstract

This study aims to assess the water quality of the Pesouha River and identify key pollution-contributing parameters using various types of analysis. The Pollution Index Analysis values range from 0.617 to 2.47, indicating quality from good to light pollution. Additionally, the Water Quality Index (WQI-INA) analysis results range from 79.2 (fairly good) to 90.93 (very good). Correlation analysis of Cr6+ and iron (Fe) in water is 0.91; TSS and (Cr6+) is 0.85; TSS and Fe is 0.86; TSS and IP is 0.68; Cr6+ and IP is 0.72; Fe and IP is 0.6. Regression analysis using hexavalent chromium (Cr6+) as the independent variable (X) and the Pollution Index as the dependent variable (Y) yielded a multiple R-value of 0.722, indicating a strong correlation between X and Y. The Adjusted R2 value is 0.46, meaning X can explain Y, in this case, the parameter (Cr6+) can explain Y or Pollution Indeks by 46%, and other factors influence the rest. The regression equation formed is Y = (-0.099) + (0.12) X, meaning that if the value of X = 0. then the value of Y is (-0.99) with a positive relationship between parameters.
Model Kepemimpinan di Klinik Kesehatan: Pengaruh Pendidikan dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan yang Dimoderasi dengan Kepuasan Kerja di Kota Bandung Andrianto, Charles; Nidar, Sulaeman Rahman
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 11 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i11.8823

Abstract

Kinerja karyawan pada sektor klinik kesehatan berperan penting dalam mendukung efektivitas dan kualitas layanan medis sebagai garda terdepan sistem kesehatan nasional. Variasi kinerja antar-klinik di Kota Bandung masih menjadi tantangan, terutama terkait dengan rendahnya kepuasan kerja dan ketidakmerataan kualitas kepemimpinan pimpinan klinik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, serta menguji peran moderasi kepuasan kerja pada klinik kesehatan di Kota Bandung. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Sampel penelitian terdiri dari 150 responden tenaga kesehatan dan non-medis yang bekerja di klinik pratama dan main clinic. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1–5 dengan indikator yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan gaya kepemimpinan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun melalui peningkatan kepuasan kerja. Selain itu, kepuasan kerja terbukti menjadi variabel moderator yang memperkuat hubungan pendidikan dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya program peningkatan kompetensi pimpinan klinik serta penerapan gaya kepemimpinan transformasional dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung produktivitas tenaga kesehatan. Rekomendasi praktis mencakup pengembangan pelatihan kepemimpinan berkelanjutan bagi pimpinan klinik guna meningkatkan mutu pelayanan dan keberlanjutan organisasi kesehatan di Kota Bandung.
Tinjauan Literatur: Peran Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk/Jasa Dalam Meningkatkan Loyalitas Peserta BPJS Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Andrianto, Charles; Hilmiana, Hilmiana; Nidar, Sulaeman Rahman
The World of Public Administration Journal Volume 7 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v7i2.2540

Abstract

Abstrak Kualitas pelayanan dan kualitas produk/jasa merupakan dua komponen fundamental yang memengaruhi tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan dalam berbagai sektor layanan publik, termasuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Di tingkat fasilitas kesehatan, khususnya klinik kesehatan, peningkatan kualitas pelayanan dan mutu layanan medis menjadi faktor krusial dalam memastikan pengalaman positif peserta. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif literatur terbaru (2019–2024) mengenai peran kualitas pelayanan dan kualitas produk/jasa dalam meningkatkan loyalitas peserta BPJS Kesehatan dengan kepuasan peserta sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan pendekatan PRISMA, melibatkan 30–50 artikel ilmiah yang disaring berdasarkan kriteria inklusi–eksklusi yang relevan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang mencakup keandalan, keamanan, kecepatan, jaminan, empati, serta kualitas produk/jasa kesehatan seperti ketersediaan fasilitas, kompetensi tenaga medis, dan ketepatan prosedur layanan, memiliki pengaruh kuat terhadap kepuasan dan loyalitas peserta. Kepuasan terbukti bertindak sebagai mediator signifikan yang menghubungkan kualitas layanan dengan loyalitas. Temuan ini memiliki implikasi praktis penting bagi klinik kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan berbasis evidence. Di akhir artikel, disusun rekomendasi strategis untuk meningkatkan loyalitas peserta BPJS Kesehatan melalui penguatan kualitas layanan secara menyeluruh.   Kata Kunci: kualitas pelayanan, kualitas produk/jasa, kepuasan peserta, loyalitas, BPJS Kesehatan, klinik kesehatan.       Abstract Service quality and product/service quality are two fundamental components that influence customer satisfaction and loyalty in various public service sectors, including the National Health Insurance (JKN) program administered by BPJS Kesehatan. At the healthcare facility level, particularly in health clinics, improving service quality and medical care are crucial factors in ensuring a positive participant experience. This article aims to comprehensively review the latest literature (2019–2024) on the role of service quality and product/service quality in increasing BPJS Kesehatan participant loyalty, with participant satisfaction as a mediating variable. The method used was a systematic literature review with the PRISMA approach, involving 30–50 scientific articles screened based on relevant inclusion–exclusion criteria. The review results indicate that service quality, including reliability, safety, speed, assurance, empathy, and the quality of health products/services such as the availability of facilities, the competence of medical personnel, and the accuracy of service procedures, have a strong influence on participant satisfaction and loyalty. Satisfaction was shown to act as a significant mediator linking service quality with loyalty. These findings have important practical implications for health clinics in improving the quality of evidence-based services. At the end of the article, strategic recommendations are formulated to increase the loyalty of BPJS Kesehatan participants by strengthening the overall quality of services.   Keywords: service quality, product/service quality, participant satisfaction, loyalty, BPJS Health, health clinic