Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERAN BIDAN DALAM MEMBANGUN LITERASI KEARSIPAN SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DI WILAYAH TANGGUH BENCANA Yulianasari, Okeu
Jurnal Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPKA) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurnal Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPKA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jipka.v4i1.93791

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran bidan dalam membangun literasi kearsipan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah tangguh bencana Kota Cimahi. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan evaluasi kuantitatif dengan pre-test dan post-test, studi ini menilai efektivitas edukasi literasi kearsipan yang diberikan melalui workshop kepada anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman bidan mengenai pengelolaan arsip keluarga, yang memiliki fungsi penting sebagai alat validasi administratif pascabencana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman bidan tentang pentingnya arsip keluarga dalam mendukung ketangguhan sosial dan administratif masyarakat pascabencana. Peran bidan sebagai agen perubahan terbukti strategis dalam mengintegrasikan literasi kearsipan ke dalam layanan kesehatan komunitas, yang berkontribusi pada peningkatan kesiapsiagaan bencana. Penelitian ini merekomendasikan integrasi literasi kearsipan ke dalam program kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas sebagai strategi untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana. Hal ini diharapkan dapat memaksimalkan peran bidan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat ketangguhan dalam menghadapi bencana melalui pengelolaan arsip keluarga yang lebih baik.
Kesiapan Pengelolaan Arsip Digital Keluarga Wilayah Tangguh Bencana di RT 004 RW 04 Kelurahan Semplak Bogor Yulianasari, Okeu; Sardin, Sardin
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 19, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.107029

Abstract

Sebagai negara rawan bencana, Indonesia menghadapi tantangan dalam pelindungan arsip keluarga yang vital bagi keberlangsungan administrasi pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesiapan masyarakat dalam pengelolaan arsip digital keluarga di wilayah tangguh bencana, dengan studi kasus di RT 004 RW 04, Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, yang melibatkan 39 responden yang terlibat aktif dalam pengelolaan arsip keluarga. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup dengan skala Likert untuk mengukur enam dimensi kesiapan digital: kesadaran terhadap arsip digital, kepemilikan arsip digital, akses terhadap teknologi, literasi digital, kesiapsiagaan bencana, dan kebutuhan pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya arsip digital dan akses yang cukup terhadap perangkat penyimpanan digital. Namun, kebiasaan mencadangkan arsip dan pengalaman pelatihan masih terbatas. Analisis faktor sosiodemografis menunjukkan bahwa jenis pekerjaan memengaruhi kesiapan digital masyarakat secara signifikan, sementara usia dan pendidikan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Penelitian ini menyarankan peningkatan pendidikan masyarakat berbasis literasi digital dan pelatihan berbasis komunitas untuk memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.