Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Ekonomi Sosial dan Lingkungan terhadap Kemiskinan: Studi Kasus Provinsi di Pulau Jawa Novia Nazila Ramadhani; Nazwa Shihab; Neli Aida; Muhammad Mufti Hudani; Qurrota Ayu Nindien
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 6 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v2i6.4976

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari bagaimana produk domestik bruto per kapita, jumlah penduduk, dan akses sanitasi layak mempengaruhi tingkat kemiskinan di lima provinsi di Pulau Jawa selama kurun waktu 2016–2024. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan model regresi data panel efek tetap (FEM) yang digunakan dengan alat analisis Eviews 12, hasil penelitian menunjukkan bahwa produk domestik bruto per kapita dan jumlah penduduk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan akses sanitasi layak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan akses sanitasi terjadi di daerah yang sudah memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi. Dengan demikian, penelitian ini memberikan gambaran empiris bahwa pertumbuhan ekonomi dan dinamika kependudukan memainkan peran penting dalam menurunkan tingkat kemiskinan. Namun, ini harus dilakukan bersamaan dengan langkah-langkah kebijakan yang tepat sasaran agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengangguran Usia Muda Di Pulau Jawa Tahun 2016-2024 Novia Nazila Ramadhani; I Wayan Suparta; Vitriyani Tri Purwaningsih
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5499

Abstract

Pengangguran usia muda merupakan permasalahan ketenagakerjaan yang mencerminkan ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan tenaga kerja pada kelompok usia 15–24 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produk domestik regional bruto (PDRB), upah minimum provinsi (UMP), tenaga kerja sektor formal, dan tingkat partisipasi angkatan kerja usia muda terhadap pengangguran usia muda di Pulau Jawa periode 2016–2024. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model yang dilengkapi dengan uji pemilihan model dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB dan tingkat partisipasi angkatan kerja usia muda berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran usia muda, sedangkan UMP berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, tenaga kerja formal menunjukkan hubungan negatif namun tidak signifikan terhadap pengangguran usia muda. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi berperan dalam mendorong penyerapan tenaga kerja, sedangkan kenaikan upah tanpa diikuti peningkatan produktivitas dapat menekan permintaan tenaga kerja. Dengan demikian, pengangguran usia muda dipengaruhi oleh faktor makroekonomi dan struktur pasar tenaga kerja sehingga diperlukan kebijakan yang terintegrasi dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja muda.