Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Ekonomi Sosial dan Lingkungan terhadap Kemiskinan: Studi Kasus Provinsi di Pulau Jawa Novia Nazila Ramadhani; Nazwa Shihab; Neli Aida; Muhammad Mufti Hudani; Qurrota Ayu Nindien
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 6 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v2i6.4976

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari bagaimana produk domestik bruto per kapita, jumlah penduduk, dan akses sanitasi layak mempengaruhi tingkat kemiskinan di lima provinsi di Pulau Jawa selama kurun waktu 2016–2024. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan model regresi data panel efek tetap (FEM) yang digunakan dengan alat analisis Eviews 12, hasil penelitian menunjukkan bahwa produk domestik bruto per kapita dan jumlah penduduk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan akses sanitasi layak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan akses sanitasi terjadi di daerah yang sudah memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi. Dengan demikian, penelitian ini memberikan gambaran empiris bahwa pertumbuhan ekonomi dan dinamika kependudukan memainkan peran penting dalam menurunkan tingkat kemiskinan. Namun, ini harus dilakukan bersamaan dengan langkah-langkah kebijakan yang tepat sasaran agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Determinan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Indonesia: Studi 34 Provinsi Tahun 2019–2024 Nazwa Shihab; Arivina Ratih Yulihar Taher; Vitriyani Tri Purwaningsih
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5495

Abstract

Ketenagakerjaan memiliki kontribusi strategis meningkatkan perekonomian. Tetapi di Indonesia, daripada laki-laki, tingkat partisipasi angkatan kerja perempuannya tergolong lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh rata-rata lama sekolah perempuan, angka harapan hidup perempuan, pengeluaran perkapita perempuan, perempuan yang mengakses internet, serta cuti melahirkan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan (TPAKP). Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel FEM selama 2019–2024 di 34 provinsi Indonesia. Hasilnya memperlihatkan bahwa angka harapan hidup perempuan, akses terhadap internet, serta kebijakan cuti melahirkan berpengaruh positif terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan (TPAKP) secara positif signifikan. Di sisi lain, rata-rata lama sekolah perempuan serta pengeluaran perkapita perempuan berpengaruh negatif signifikan.Secara keseluruhan, variabel terikat dalam model terbukti berpengaruh signifikan terhadap TPAKP dengan nilai koefisien determinasi 92,8%. Hal tersebut memberikan penjelasan bahwa peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia ketanagkerjaan tidak hanya dipengaruhi dari faktor modal manusia, tetapi juga dari keadaan ekonomi, akses teknologi, serta kebijakan ketenagakerjaan yang berlaku. Oleh sebab itu, diperlukan perumusan kebijakan terintegrasi maupun berkelanjutan supaya mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam pasar tenaga kerja.