Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial distress, capital intensity, leverage, dan sales growth terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur subsektor tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Desain/metodologi/pendekatan – Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik kausal-komparatif. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan menghasilkan 12 perusahaan dengan total 36 observasi. Variabel tax avoidance diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR), financial distress dengan Altman Z-Score, capital intensity dengan rasio aset tetap terhadap total aset, leverage dengan Debt to Asset Ratio (DAR), dan sales growth dengan pertumbuhan penjualan tahunan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial financial distress, capital intensity, dan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, sedangkan sales growth berpengaruh negatif signifikan. Secara simultan, keempat variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Keterbatasan penelitian – Keterbatasan penelitian terletak pada jumlah sampel yang relatif kecil, periode pengamatan yang singkat, serta variabel independen yang terbatas pada aspek keuangan tanpa mempertimbangkan faktor eksternal seperti tata kelola perusahaan atau regulasi pajak. Implikasi – Implikasi penelitian memberikan masukan bagi manajemen perusahaan untuk lebih berhati-hati dalam mengelola pertumbuhan penjualan agar tidak menimbulkan praktik penghindaran pajak yang berlebihan, serta bagi regulator untuk memperhatikan faktor-faktor non-keuangan dalam merumuskan kebijakan pengawasan pajak. Kebaruan – Kebaruan penelitian terletak pada fokusnya pada subsektor manufaktur tekstil pasca-pandemi dengan data periode 2022–2024, yang mencerminkan kondisi ekonomi terkini dan kebijakan perpajakan terbaru. Penelitian ini juga mengintegrasikan empat variabel keuangan utama dalam satu model analisis, sehingga memberikan kontribusi empiris bagi literatur perpajakan dan manajemen keuangan di Indonesia.