Penelitian ini adalah bertujuan untuk memahami tentang Pengembangan Desa Wisata Dewi Tani Horas dan upaya serta hambatan yang dihadapi dalam memajukan ekonomi di Desa Sayur Matua. Latar Belakang Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki potensi agrowisata yang didukung oleh teknologi, pengembangan tersebut masih terhalang oleh beberapa masalah, seperti akses air bersih yang kurang memadai selama musim kemarau, rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta terbatasnya dana desa untuk pembangunan berkelanjutan. Hal ini mengakibatkan kontribusi desa wisata ini masih belum optimal dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Sayur Matua. Penilitian ini menggunakan cara pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan berbagai informan, termasuk Kepala Desa Sayur Matua, Pengelola Desa Wisata Dewi Tani Horas, Ketua NNB (Naposo Nauli Bulung), Pelaku Usaha, dan Masyarakat Tani di Desa Sayur Matua serta studi dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pengembangan Desa Wisata Dewi Tani Horas telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, seperti peningkatan aktivitas mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta kesempatan kerja yang lebih banyak. Namun, pencapaian ini tersebut belum sepenuhnya optimal. Hal ini disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan masyarakat, keterbatasan akses air bersih, serta kurangnya dukungan anggaran dan promosi wisata yang minim. Desa wisata yang berkelanjutan dapat dibangun dengan meningkatkan kolaborasi antara pemerintah desa, anggota masyarakat, dan pihak luar yang akan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.