Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pelaksanaan ekstrakulikuler seni tari di SMP N 27 Padang. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan minat siswa melalui ekstrakurikuler seni tari dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan yang dilakukan melalui kerjasama antar Kepala Sekolah, Wakil Kesiswaan dan guru Pembina sehingga pelaksanaan ekstrakurikuler sebagai pengembangan diri dapat terlaksana dengan kondusif. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler seni tari dilaksanakan di luar jam pelajaran sekolah. Evaluasi dilakukan oleh kepala sekolah, wakil kesiswaan, pembina/pelatih yang dilaksanakan setiap acara Pentas Seni. Faktor pendukung dalam pelaksanaan ekstrakurikuler seni tari yaitu ketersediaan sarana dan prasarana sebagai penunjang dalam kegiatan ini, kualitas pelatih/pembina yang memiliki ilmu dibidang seni tari dan mampu merancang pengajaran dengan baik. Sedangkan faktor penghambat dalam kegiatan ini yaitu tidak adanya basic tari siswa sehingga siswa lambat memahami gerakan yang diberikan. Namun faktor penghambat tersebut dapat diatasi oleh pembina dengan metode latihan drill yaitu latihan dengan mengulang-ulang gerak yang diberikan hingga siswa dapat melakukan gerakan tersebut serta membuat kelompok agar mereka bisa belajar dengan temannya.