Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan mozaik terhadap kemampuan kerja sama anak usia dini di PAUD Mutiara Al-Hikmah Koto Malintang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pengembangan kemampuan sosial anak, khususnya kerja sama, yang merupakan salah satu indikator perkembangan sosial-emosional pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen jenis one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah anak kelompok PAUD terdiri dari dua kelas yaitu B1 dan B2 yang masingnya berjumlah 10 orang. Jenis penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif sementara metodenya quasi eksperimen.Data dikumpulkan melalui pengamatan secara langsung dengan menggunakan lembar penilaian kerjasama anak. Teknik analisis data memakai uji normalitas, homogenitas serta hipotesis. Alat pengumpul data digunakan lembaran pernyataan. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test) menggunakan bantuan aplikasi SPSS 15.0 for windows. Didasarkan analisis data, hasil rata-rata pre-test serta post-test kelompok eksperimen ialah 17,70 serta 23,10. Sementara pada kelompok kontrol, rata-rata hasil pre-test serta post-test adalah 18,60 dan 22,10. Data yang dihasilkan berdistribusi normal serta homogen. Pada uji hipotesis dengan Independent sample t-test nilai sig (2- tailed) 0,006 yaitu lebih kecil dari 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan kerja sama anak setelah diberikan kegiatan mozaik. Anak-anak menunjukkan perkembangan dalam hal berbagi alat, bekerja dalam kelompok, saling membantu, serta mampu menyelesaikan tugas secara bersama-sama. Berdasarkan hasil analisis, kegiatan mozaik terbukti efektif dalam meningkatkan kerja sama anak karena melibatkan interaksi sosial, pembagian peran, dan kerja tim. Dengan demikian, kegiatan mozaik dapat dijadikan sebagai alternatif metode pembelajaran yang menarik dan bermanfaat dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini.